BALI — Founders Fund, firma modal ventura yang didirikan Peter Thiel, mengumumkan perekrutan Ryan Beiermeister sebagai partner per Senin (15/4) waktu setempat. Keputusan ini mengakhiri spekulasi bahwa penampilannya di serial YouTube internal "Mafia" merupakan bagian dari proses wawancara, meskipun juru bicara Founders Fund membantahnya pada TechCrunch.
Latar Belakang Karier dan Isu Pemecatan
Sebelum bergabung ke Founders Fund, Beiermeister menghabiskan dua tahun sebagai VP of Product Policy di OpenAI. Ia bergabung tak lama setelah ChatGPT menjadi aplikasi dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah. Kariernya di sana berakhir pada Februari lalu saat ia dilaporkan dipecat karena menolak fitur "adult mode" yang memungkinkan chatbot menghasilkan konten erotis untuk dewasa.
Menurut laporan The Wall Street Journal, pemecatannya juga melibatkan tuduhan diskriminasi gender dari seorang rekan pria. Beiermeister menyebut tuduhan itu "benar-benar palsu." OpenAI akhirnya membatalkan rencana fitur tersebut pada Maret lalu.
Koneksi Lama dengan Founders Fund
Jejak karier Beiermeister tidak lepas dari ekosistem Founders Fund. Ia menghabiskan masa-masa formatifnya di Palantir, perusahaan big data yang didirikan Peter Thiel, pendiri firma VC tersebut. Di sana, ia berkenalan dengan Trae Stephens, partner Founders Fund yang juga eks Palantir. Hubungan profesional ini sudah berlangsung setidaknya satu dekade sebelum perekrutan resmi diumumkan.
"Meskipun dia pemain Mafia yang hebat, itu bukan bagian dari proses wawancaranya. Dia sudah dekat dengan Trae Stephens sejak bekerja bersama di Palantir dan sudah akrab dengan tim kami selama bertahun-tahun," ujar juru bicara Founders Fund.
Fokus Investasi: AI, Pertahanan, dan Bioteknologi
Dalam unggahan LinkedIn-nya, Beiermeister menyatakan ketertarikannya mendanai startup di sektor yang sama dengan portofolio Founders Fund. Ia menulis, "Perusahaan yang akan mendefinisikan dua puluh tahun ke depan sedang dibangun di kategori di mana rekayasa produk paling sulit dan taruhannya paling tinggi — infrastruktur AI dan sistem agen, pertahanan, energi, iklim, bioteknologi, serta frontier yang diatur."
Ia secara khusus mengundang pendiri yang tidak sesuai dengan cetakan standar untuk menghubunginya. "Untuk para pendiri di domain ini, terutama jika Anda tidak sesuai dengan cetakan standar: Saya ingin berbicara dengan Anda dan kotak masuk saya terbuka," tulisnya.
Fenomena Serial "Mafia" dan Strategi Analitis
Beiermeister menjadi perbincangan di Silicon Valley setelah tampil dalam serial YouTube Founders Fund bertajuk "Mafia." Dalam permainan ini, pemain harus mengidentifikasi pembunuh rahasia sebelum mereka "membunuh" pemain lain. Ia bermain melawan sederet nama besar seperti Sam Altman (OpenAI), Palmer Luckey (Anduril), Dylan Field (Figma), dan Ryan Petersen (Flexport).
Salah satu momen paling intens terjadi saat ia dan Altman saling menyatakan bahwa jika salah satu ditemukan tewas, berarti yang lain adalah pembunuhnya. Penonton yang paham latar belakang keduanya langsung menanggapinya dengan tawa. Meskipun bukan bagian dari proses rekrutmen, cara Beiermeister bermain dengan tenang, membuat pengamatan analitis, dan argumen logis soal siapa yang mungkin menjadi Mafia jelas tidak merugikan prospek kariernya.
Perekrutan ini menandai langkah strategis Founders Fund untuk memperkuat jangkauan mereka di sektor AI dan teknologi frontier, terutama setelah kepergian Beiermeister dari OpenAI yang kontroversial.