BALI — Insiden dramatis ini terjadi pada lap 81 dalam balapan LiUNA 150. Mobil bernomor #61 milik tim Tricon Garage itu mengeluarkan api besar dari bawah kap mesin saat Annunziata baru saja memacu kendaraannya untuk mengejar pemimpin balapan, Giovanni Ruggiero. Satu lap sebelumnya, balapan sempat memasuki periode netral setelah Chandler Smith mogok di tikungan keempat.
Usai menyadari ada yang tidak beres, Annunziata langsung meminggirkan mobilnya ke area aman dan melompat keluar. Tim medis yang sigap langsung membawanya ke pusat perawatan di area sirkuit, sebelum akhirnya memutuskan untuk mentransfernya ke rumah sakit terdekat. Tim Tricon Garage melalui pernyataan resmi di media sosial memastikan, "Thomas Annunziata dalam keadaan sadar dan waspada, dan sedang dalam perjalanan ke fasilitas medis untuk evaluasi lebih lanjut."
Penyebab Kebakaran: Masalah Alternator yang Belum Teridentifikasi?
Pasca-insiden, kru pit langsung menyemprotkan alat pemadam untuk memadamkan api yang juga menyebabkan tumpahan oli di lintasan. Balapan sempat dihentikan dengan bendera merah untuk proses pembersihan trek. Manajer tim, Jerame Donley, mengakui bahwa tim belum bisa memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
"Kami benar-benar tidak tahu. Ini seperti pertanyaan ayam atau telur. Banyak komponen yang meleleh di bawah kap dan menjadi sangat panas," ujar Donley kepada NASCAR.com. "Kami akan kembali ke bengkel dan mencoba membedah apa yang terjadi. Jelas ada beberapa masalah alternator yang terjadi di lintasan. Kami melihatnya di San Diego, tim Front Row Motorsports juga mengalami masalah hari ini, bahkan pemenang balapan Grant Enfinger punya kendala serupa. Sepertinya ada isu yang belum kami ketahui secara pasti."
Pernyataan Donley ini mengindikasikan adanya potensi masalah teknis yang lebih luas pada komponen kelistrikan, khususnya alternator, yang belum terpetakan oleh para kru di sirkuit. Investigasi menyeluruh akan dilakukan di markas tim untuk mencari titik terang.
Nasib Annunziata: Dari Kemenangan ARCA ke Kecelakaan Kedua
Ironisnya, insiden ini terjadi hanya sehari setelah Annunziata berhasil memenangkan balapan ARCA Series di sirkuit yang sama pada Jumat malam. Kemenangan tersebut merupakan kemenangan ARCA keduanya dalam karir, dan terjadi di lintasan yang sama dengan kemenangan pertamanya. Sayangnya, di kelas Truck Series, ia harus puas finis di posisi ke-29. Ini merupakan start keduanya di ajang NASCAR Truck Series, dan keduanya terjadi di Lime Rock Park.
Meskipun insiden ini sangat menegangkan, kabar baiknya adalah Annunziata tidak mengalami cedera serius. Kejadian ini menjadi pengingat betapa tipisnya batas antara kemenangan dan bencana di dunia balap, terutama ketika komponen teknis menjadi faktor penentu keselamatan seorang pembalap.