DENPASAR — Api baru berhasil dipadamkan total sekitar pukul 13.40 WITA, setelah Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar mengerahkan lima unit armada ke lokasi. Petugas langsung melakukan lokalisir untuk memastikan titik api tidak merembet ke pemukiman padat penduduk di sekitarnya.
Berawal dari Bakar Sampah Sebelum Salat
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, mengungkapkan bahwa api diduga kuat berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan oleh seorang pegawai pemilik gudang. Pembakaran itu dilakukan sekitar pukul 12.00 WITA, atau satu jam sebelum api membesar.
"Api pembakaran sampah itu kemudian menyambar tumpukan kardus kemasan buah. Dalam waktu satu jam, api sudah membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya," jelas Iptu Azel saat dikonfirmasi, Minggu.
Pemilik Gudang Terbangun karena Teriakan Warga
Pemilik gudang berinisial KA (51) baru menyadari musibah saat sedang beristirahat di rumahnya yang berada tepat di samping tempat kejadian. Ia terbangun setelah mendengar teriakan histeris tetangga yang melihat asap hitam pekat membubung tinggi.
"Saat korban keluar rumah, api sudah sangat besar. Korban bersama warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan air keran seadanya, namun upaya itu tidak membuahkan hasil karena kobaran api sudah terlanjur meluas," kata Iptu Azel.
Dampak Radiasi Panas Rusak Rumah Tetangga
Amukan si jago merah tidak hanya meratakan gudang kardus dan menghanguskan mobil jip milik KA. Radiasi panas dari kobaran api juga merusak jendela rumah milik warga lain, Ida Bagus Mahendra Jaya, serta menghanguskan toren air milik Ngurah Usayana.
Seorang warga bernama KS (46) yang rumahnya berbatasan langsung dengan lokasi kebakaran nyaris terjebak. Saat kejadian, ia tertidur pulas di lantai dua sebelum terbangun akibat bau menyengat dan kepulan asap tebal yang menerobos ventilasi kamar.
"KS sempat panik, namun berhasil menyelamatkan barang-barang berharga miliknya dan langsung berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri," urai Iptu Azel.
Kerugian Ditaksir Capai Rp 500 Juta
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah kebakaran di Denpasar Selatan ini. Namun, kerugian material yang diderita para korban ditaksir mencapai angka yang fantastis.
"Nihil adanya korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, untuk kerugian materil secara keseluruhan ditaksir berkisar hingga Rp 500.000.000," pungkas Iptu Azel Arisandi.