Pencarian

1,1 Juta Merchant QRIS di Bali, Pengguna Lokal Baru 1,2 Juta — BI Genjot Edukasi Digital dari Banjar hingga Pasar Tradisional

Sabtu, 04 Juli 2026 • 19:00:31 WIB
1,1 Juta Merchant QRIS di Bali, Pengguna Lokal Baru 1,2 Juta — BI Genjot Edukasi Digital dari Banjar hingga Pasar Tradisional
Merchant QRIS di Bali telah mencapai 1,1 juta, mendukung pertumbuhan pembayaran digital di Pulau Dewata.

DENPASAR — Ekosistem pembayaran digital di Bali tumbuh pesat dari sisi pedagang, tapi partisipasi warga lokal masih tertinggal. Bank Indonesia mencatat hingga saat ini sudah ada 1,1 juta merchant QRIS tersebar di Pulau Dewata. Namun, jumlah pengguna dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Bali baru mencapai 1,2 juta orang.

116 Juta Transaksi, Tapi Didominasi Wisatawan

Volume transaksi QRIS di Bali dalam lima bulan pertama 2026 mencapai 116 juta transaksi. Angka ini menunjukkan tingginya aktivitas non-tunai di provinsi tersebut. Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Achris Sarwani mengingatkan bahwa transaksi itu tidak seluruhnya berasal dari masyarakat Bali.

"Transaksi tersebut tidak seluruhnya berasal dari masyarakat Bali karena juga dilakukan wisatawan domestik maupun mancanegara yang berbelanja di Pulau Dewata," katanya saat pembukaan QRIS Jelajah Indonesia (QJI) Bali 2026 di Renon, Sabtu (4/7).

BI Gandeng Perbankan dan PJP untuk Edukasi Warga

Untuk mengejar ketertinggalan pengguna lokal, BI menggandeng industri perbankan dan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) memperluas edukasi. Achris menekankan pentingnya pengalaman langsung agar warga beralih dari uang tunai ke digital. "Kami ingin masyarakat Bali mencoba dan merasakan sendiri kemudahan menggunakan QRIS. Kalau sudah merasakan manfaatnya, kami yakin penggunaan QRIS akan semakin luas," ujarnya.

Sasar Iuran Banjar hingga Retribusi Daerah

BI tidak hanya menargetkan transaksi di pusat perbelanjaan dan restoran. Achris berharap QRIS bisa dimanfaatkan untuk pembayaran iuran banjar, retribusi daerah, hingga berbagai layanan publik. Menurutnya, kemudahan transaksi digital memungkinkan masyarakat membayar kapan saja tanpa harus membawa uang tunai.

Melalui kegiatan QRIS Jelajah Indonesia, masyarakat diajak merasakan langsung kemudahan pembayaran digital di berbagai tempat, mulai dari UMKM, pasar tradisional, hingga layanan masyarakat. BI optimistis ekosistem ekonomi digital di Bali akan semakin kuat jika partisipasi warga lokal meningkat.

Target: Percepat Transformasi Digital dan Inklusi Keuangan

Bank Indonesia berharap perluasan penggunaan QRIS di tingkat masyarakat dapat mempercepat transformasi ekonomi digital sekaligus memperkuat inklusi keuangan di Bali. "Kalau masyarakat sudah merasakan sendiri kemudahannya, saya yakin penggunaan QRIS akan semakin luas di seluruh Bali," pungkas Achris.

Bagikan
Sumber: balipost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks