BULELENG — Penjabat Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung progres pembangunan pada Rabu (24/6/2026). Saat ini, pengunjung sudah bisa menikmati jalur khusus yang dirancang untuk pejalan kaki, pelari, dan pesepeda. Fasilitas ini diharapkan membuat aktivitas di sepanjang pesisir lebih tertib dan nyaman.
34 Titik Lampu untuk Suasana Malam yang Lebih Aman
Tak hanya mempercantik siang hari, proyek ini juga menyulap wajah malam Pantai Lovina. Sebanyak 34 titik lampu penerangan baru dipasang untuk menciptakan suasana yang lebih hidup dan aman bagi wisatawan yang beraktivitas setelah matahari terbenam. Langkah ini menjadi jawaban atas keluhan sebelumnya mengenai minimnya penerangan di kawasan tersebut.
“Kami berharap wajah baru Lovina ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, sehingga ekonomi kreatif di kawasan ini makin tumbuh,” ujar Sutjidra dalam keterangannya.
Respons Pelaku Wisata: “Sudah Lama Dinantikan”
Sambutan positif datang dari para pelaku pariwisata setempat. Nyoman Arya Astawa, salah satu tokoh pariwisata di Lovina, mengaku perubahan ini sudah lama dinantikan oleh warga dan pelaku usaha. Ia menilai antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap fasilitas baru yang lebih modern dan representatif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas baru ini agar tetap awet dan nyaman digunakan dalam jangka waktu lama,” kata Arya Astawa.
Magnet Baru Pariwisata di Bali Utara
Proyek penataan ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk menyediakan ruang publik yang lebih layak. Dengan hampir selesainya pengerjaan, Pantai Lovina diproyeksikan menjadi magnet pariwisata yang lebih kuat di kawasan Bali Utara. Kehadiran pedestrian dan lampu estetik diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan sekaligus memperpanjang durasi tinggal wisatawan di Buleleng.