Pencarian

Son Heung-min Sesali Minim Kontribusi Usai Korea Selatan Gagal Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026

Jumat, 26 Juni 2026 • 02:07:01 WIB
Son Heung-min Sesali Minim Kontribusi Usai Korea Selatan Gagal Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026
Son Heung-min menunjukkan ekspresi kecewa usai laga Korea Selatan kontra lawan di Seoul World Cup Stadium.

BALI — Kegagalan Korea Selatan memastikan tempat di putaran final Piala Dunia 2026 secara langsung menyisakan kekecewaan mendalam. Laga yang digelar di Seoul World Cup Stadium pada Kamis (6/6) lalu menjadi momentum yang terbuang sia-sia bagi Taegeuk Warriors. Son Heung-min, yang turun sebagai starter, tak kuasa menyembunyikan rasa frustrasinya usai pertandingan.

Satu Langkah dari Kepastian, Berakhir dengan Penyesalan

Korea Selatan sejatinya hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci tiket ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun, tekanan di kandang sendiri justru membuat permainan tim asuhan Jurgen Klinsmann tumpul. Peluang demi peluang gagal dikonversi, termasuk beberapa momen emas yang diraih Son Heung-min.

“Saya sangat menyesal tidak bisa berbuat lebih banyak untuk tim,” ujar Son dalam sesi wawancara pasca-pertandingan. “Kami semua sudah berusaha, tapi hasil ini jelas bukan yang kami inginkan. Ini tanggung jawab saya sebagai kapten.”

Son Heung-min: Kapten yang Terbebani Ekspektasi

Penyerang berusia 31 tahun itu memang menjadi tumpuan utama lini serang Korea Selatan. Dalam laga tersebut, ia tercatat melepaskan tiga tembakan ke arah gawang, namun tak satupun berbuah gol. Statistik penguasaan bola yang dominan (62%) tak mampu diterjemahkan menjadi kemenangan.

Kegagalan ini memaksa Korea Selatan harus menjalani babak play-off antar-konfederasi untuk memperebutkan tiket tersisa. Lawan yang akan dihadapi belum ditentukan, tetapi tekanan mental jelas menjadi pekerjaan rumah besar bagi Klinsmann. “Kami harus bangkit. Masih ada satu kesempatan lagi,” tegas Son.

Dampak ke Mental Tim dan Langkah Selanjutnya

Kegagalan lolos langsung jelas menjadi pukulan telak bagi skuat Korea Selatan. Jadwal play-off yang akan digelar pada November 2026 mendatang menjadi penentu nasib mereka. Son Heung-min dipastikan tetap menjadi andalan, namun performa kolektif tim harus segera diperbaiki.

“Kami tidak punya waktu untuk larut dalam kekecewaan. Evaluasi menyeluruh harus dilakukan,” ujar Klinsmann dalam konferensi pers. “Kualitas individu pemain tidak diragukan, tetapi kami gagal sebagai tim di momen yang paling penting.”

Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks