Pencarian

Drama Gong Tradisi “Tirta Usada Segara” Angkat Sejarah dan Kearifan Lokal Desa Tengkulung di PKB 2026

Kamis, 25 Juni 2026 • 23:08:20 WIB
Drama Gong Tradisi “Tirta Usada Segara” Angkat Sejarah dan Kearifan Lokal Desa Tengkulung di PKB 2026
Seniman Desa Tengkulung mempersiapkan drama Gong “Tirta Usada Segara” untuk PKB 2026.

BADUNG — Drama Gong “Tirta Usada Segara” menjadi salah satu sajian tradisi yang akan dipentaskan Desa Tengkulung di Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026. Pertunjukan ini mengangkat sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat.

Kisah di Balik “Tirta Usada Segara”

Judul “Tirta Usada Segara” merujuk pada air suci pengobatan yang bersumber dari laut. Cerita ini menggambarkan hubungan erat antara masyarakat pesisir dengan alam, khususnya dalam tradisi pengobatan berbasis sumber daya laut.

Pementasan ini tidak sekadar hiburan. Lewat dialog dan gerak tari, para seniman menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Melestarikan Bahasa Bali Lewat Panggung

Drama Gong adalah seni teater tradisional Bali yang menggunakan bahasa Bali sebagai medium utama. Dalam konteks PKB 2026, kesenian ini dinilai strategis untuk regenerasi penutur bahasa daerah.

Kesenian ini mampu melahirkan generasi seniman yang memiliki kemampuan berbahasa Bali yang baik sekaligus menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya lokal.

PKB 2026: Panggung bagi Desa Tengkulung

Pesta Kesenian Bali merupakan agenda tahunan yang menjadi ajang unjuk gigi desa-desa di Bali. Partisipasi Desa Tengkulung pada 2026 menandakan pengakuan atas potensi seni dan tradisi yang mereka miliki.

Persiapan pementasan telah dimulai sejak awal tahun. Para seniman dan tokoh adat setempat terlibat langsung dalam proses latihan dan penyusunan naskah.

Fakta Singkat Drama Gong “Tirta Usada Segara”

  • Dipentaskan oleh Desa Tengkulung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.
  • Mengangkat tema pengobatan tradisional berbasis laut (Tirta Usada Segara).
  • Menjadi bagian dari rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026.

Drama Gong “Tirta Usada Segara” diharapkan menjadi tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik masyarakat tentang kearifan lokal Bali. Pementasan ini sekaligus menjadi bukti bahwa tradisi bisa hidup berdampingan dengan generasi muda.

Bagikan
Sumber: radarbali.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks