Pencarian

OJK dan FKLJK Bali Gelar Pasar Murah Jelang Galungan, Jual Janur hingga Canang Rp157 untuk Tekan Inflasi

Minggu, 14 Juni 2026 • 19:04:31 WIB
OJK dan FKLJK Bali Gelar Pasar Murah Jelang Galungan, Jual Janur hingga Canang Rp157 untuk Tekan Inflasi
OJK dan FKLJK Bali menggelar pasar murah UMKM di Denpasar menjelang Galungan dan Kuningan.

DENPASAR — Umat Hindu di Bali bersiap merayakan dua hari besar keagamaan dalam waktu dekat: Galungan pada Rabu (17/6) dan Kuningan pada Sabtu (27/6). Menjelang momen yang terjadi setiap 210 hari sekali itu, OJK bersama FKLJK dan Pemprov Bali menggelar pasar murah UMKM di Lapangan Renon, Denpasar, sejak Minggu pagi.

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Bali, Irhamsyah, menegaskan harga barang di pasar ini sengaja dibuat di bawah harga pasar. “Untuk harganya kami buat yang terjangkau kepada masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.

Barang yang Dijual: Dari Janur hingga Canang Rp157

Beragam kebutuhan pokok dan perlengkapan upacara tersedia di stan-stan yang didirikan oleh lembaga jasa keuangan anggota FKLJK, termasuk perbankan, asuransi, dan lembaga keuangan lainnya. Para pedagang merupakan pelaku UMKM binaan masing-masing institusi.

Beberapa komoditas yang dijual antara lain buah-buahan, bahan pokok, produk fesyen, makanan dan minuman, janur, bunga, hingga canang atau rangkaian bunga dan janur untuk persembahyangan. Uniknya, canang dijual dengan harga Rp157, angka yang menyesuaikan nomor kontak pengaduan OJK yaitu 157.

Dukungan untuk Petani Lokal dan Pengendalian Inflasi

Ketua FKLJK Bali yang juga Direktur Utama Bank BPD Bali, Nyoman Sudharma, menjelaskan bahwa pasar ini diharapkan berkontribusi nyata dalam pengendalian inflasi daerah. “Kami berharap ini berkontribusi untuk pengendalian inflasi,” imbuhnya.

Salah satu peserta, Ni Wayan Sri Sutari dari Bintang Tani Bali, mengaku ajang ini menjadi kesempatan promosi bagi buah lokal seperti pisang, jeruk kintamani, apel malang, nanas, dan mangga. “Pasar ini penting bagi kami untuk mempromosikan buah lokal untuk kesejahteraan petani juga,” katanya.

Para pelaku UMKM tidak dipungut biaya sewa stan selama kegiatan yang hanya berlangsung sehari hingga pukul 10.00 WITA itu. Inisiatif ini menjadi salah satu langkah konkret kolaborasi sektor jasa keuangan dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga menjelang hari raya.

Bagikan
Sumber: bali.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks