BALI — Penurunan ini membawa harga emas Antam semakin menjauh dari rekor tertinggi sepanjang masa yang tercatat pada Kamis, 29 Januari 2026, di level Rp3.168.000 per gram. Artinya, dalam waktu kurang dari lima bulan, harga emas Antam telah kehilangan Rp455.000 per gram atau terkoreksi sekitar 14,3 persen dari puncaknya.
Buyback Terkoreksi Lebih Dalam, Selisih Harga Melebar
Fenomena yang patut dicermati investor adalah penurunan harga buyback yang lebih agresif ketimbang harga jual. Sepanjang perdagangan hari ini, selisih antara harga jual dan harga buyback mencapai Rp226.000 per gram. Angka ini tergolong lebar, mengingat dalam kondisi normal, selisihnya berkisar antara Rp100.000 hingga Rp120.000 per gram.
Bagi investor yang berencana mencairkan emas batangan, selisih yang lebar berarti potensi kerugian lebih besar saat menjual kembali ke Antam. Harga buyback menjadi acuan utama karena itulah nilai riil yang diterima konsumen saat menjual emasnya.
Daftar Harga Emas Antam dan Perak Hari Ini
Antam juga merilis harga untuk seluruh variasi ukuran. Berikut daftar harga emas batangan yang berlaku hari ini:
- 0,5 gram: Rp1.406.500
- 1 gram: Rp2.713.000
- 2 gram: Rp5.366.000
- 3 gram: Rp8.024.000
- 5 gram: Rp13.340.000
- 10 gram: Rp26.625.000
- 25 gram: Rp66.437.000
- 50 gram: Rp132.795.000
- 100 gram: Rp265.512.000
- 250 gram: Rp663.515.000
- 500 gram: Rp1.326.820.000
- 1.000 gram: Rp2.653.600.000
Sementara itu, harga perak Antam ikut tertekan. Perak dibanderol Rp44.050 per gram, turun Rp1.600 dari perdagangan sebelumnya.
Koreksi Harga Emas: Sinyal Pasar atau Aksi Ambil Untung?
Penurunan harga emas Antam sejalan dengan pergerakan harga emas global yang dalam sepekan terakhir cenderung melemah. Investor global disebut mulai beralih ke aset berisiko seperti saham seiring meredanya ketegangan geopolitik. Di pasar domestik, koreksi harga emas batangan kerap dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian, terutama pada ukuran besar seperti 100 gram ke atas.
Antam sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab spesifik penurunan harga hari ini. Perusahaan pelat merah itu biasanya hanya mengikuti mekanisme harga acuan emas dunia yang dikonversi ke nilai tukar rupiah.
Bagi masyarakat yang berencana membeli emas sebagai investasi jangka panjang, harga saat ini masih di bawah rata-rata pergerakan tahun ini. Namun, investor tetap perlu mencermati tren pergerakan harga buyback karena itu yang menentukan likuiditas investasi ke depan.