Pencarian

DPRD Badung Perkuat Kesadaran Lingkungan Lewat Badung Ecology Art Space 2026

Minggu, 03 Mei 2026 • 10:15:07 WIB
DPRD Badung Perkuat Kesadaran Lingkungan Lewat Badung Ecology Art Space 2026
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti membuka Badung Ecology Art Space 2026 di Wantilan Pura Lingga Bhuana.

MANGUPURA — Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti menghadiri pembukaan Badung Ecology Art Space 2026 di Wantilan Pura Lingga Bhuana, Rabu (29/4/2026). Kehadiran pimpinan legislatif ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap integrasi seni budaya dengan upaya pelestarian lingkungan hidup di wilayah Badung.

Anom Gumanti hadir didampingi Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Badung I Made Rai Wirata beserta jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Acara ini menampilkan beragam karya kreatif yang membawa pesan-pesan ekologis kepada publik melalui pendekatan seni rupa dan instalasi.

Sinergi Kreativitas dan Pesan Kesadaran Ekosistem

Usai meninjau pameran, Anom Gumanti mengapresiasi penggunaan pendekatan seni sebagai media edukasi lingkungan. Menurutnya, pesan mengenai kelestarian alam akan jauh lebih efektif dan mudah diterima masyarakat jika disampaikan melalui media yang kreatif.

"Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menikmati karya seni, tetapi juga diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat positif antara seni, budaya, dan kesadaran ekologis," ujar Anom Gumanti di Puspem Badung.

Ia menilai Badung Ecology Art Space 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya daerah. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan demi generasi mendatang.

Dukungan Legislatif bagi Peran Strategis Seniman Lokal

Politisi asal Kuta ini memberikan catatan khusus bagi para seniman lokal yang berkontribusi besar dalam memajukan seni budaya di Kabupaten Badung. Baginya, seniman adalah ujung tombak dalam menyuarakan isu-isu sosial dan lingkungan di tengah masyarakat.

"Para seniman memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan sosial dan lingkungan. Kami tentu mendukung penuh agar kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin berkembang ke depannya," tegasnya.

DPRD Badung berkomitmen untuk terus mendorong penyediaan ruang ekspresi bagi komunitas kreatif. Keberadaan ruang publik seperti Wantilan Pura Lingga Bhuana dinilai sangat representatif sebagai sarana edukasi sekaligus penggerak ekonomi kreatif berbasis budaya.

Penguatan Jati Diri Budaya Lewat Ruang Kreatif

Penyelenggaraan acara di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung ini menjadi simbol keterbukaan pemerintah terhadap aspirasi pelestarian alam. Anom Gumanti berharap ruang-ruang kreatif serupa terus dikembangkan sebagai sarana ekspresi bagi anak muda dan pelaku seni di Bali.

Melalui Badung Ecology Art Space, pemerintah daerah berupaya menyelaraskan pembangunan fisik dengan pemeliharaan nilai-nilai ekologi. Langkah ini dipandang perlu untuk menjaga keseimbangan alam Bali yang menjadi daya tarik utama pariwisata dunia.

Acara ini diharapkan menjadi pemantik bagi munculnya gerakan lingkungan berbasis komunitas di tingkat desa maupun kecamatan. Pihak legislatif memastikan akan mengawal kebijakan yang mendukung keberlangsungan program seni bertema lingkungan di masa mendatang.

Bagikan
Sumber: artabalionline.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks