DENPASAR — Penyambungan listrik tegangan menengah dengan daya 1.110 kVA untuk SPKLU Center Sudirman Denpasar telah tuntas dan bertegangan. PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Selatan menyelesaikan proses tersebut dengan mengacu pada ketentuan teknis yang berlaku.
Fasilitas pengisian kendaraan listrik di kawasan Sudirman itu menyediakan teknologi fast charging hingga ultra-fast charging. Layanan beroperasi 24 jam sebagai alternatif pengisian daya bagi warga Denpasar dan wisatawan pengguna kendaraan listrik.
Penyambungan berdaya besar itu menopang kebutuhan operasional harian fasilitas pengisian. Manager PLN UP3 Bali Selatan, Alexander J. Manuhuwa, menyebut penyambungan baru tersebut sebagai bentuk komitmen PLN dalam memenuhi kebutuhan kelistrikan pelanggan.
"Kami berupaya memastikan setiap proses penyambungan dilaksanakan sesuai standar teknis dan ketentuan yang berlaku, sehingga pasokan listrik dapat mendukung kebutuhan operasional pelanggan," ujar Alexander.
Menurutnya, aktivitas usaha dan infrastruktur di Bali menghadirkan kebutuhan kelistrikan yang beragam. PLN memperkuat kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan daya pelanggan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemanfaatan energi listrik.
Ketersediaan daya sesuai kebutuhan menjadi faktor penentu kelancaran pengisian kendaraan listrik. Project Manager SPKLU Center Sudirman, Irvan Romy, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN dalam proses penyambungan.
"Ketersediaan pasokan listrik sesuai kebutuhan menjadi faktor penting untuk mendukung operasional fasilitas pengisian kendaraan listrik," ujar Irvan.
SPKLU Center Sudirman menambah pilihan pengisian daya di kawasan Denpasar. Kehadiran fasilitas beroperasi nonstop itu relevan bagi pengguna kendaraan listrik yang melintas atau bermukim di sekitar Sudirman.
Penyambungan listrik berdaya 1.110 kVA memperkuat infrastruktur penunjang ekosistem kendaraan listrik di Bali. PLN menempatkan fasilitas usaha dan infrastruktur berdaya besar sebagai bagian dari kebutuhan kelistrikan yang terus tumbuh.
Proses penyambungan dilaksanakan sesuai ketentuan teknis, sehingga pasokan listrik siap mendukung operasional pelanggan. Langkah itu melengkapi layanan penyambungan listrik yang responsif terhadap kebutuhan pelanggan di wilayah Bali Selatan.