120 Pelajar SMP di Badung Dapat Edukasi Safety Riding dari Astra Motor Bali, Ini Materi yang Ditekankan

Penulis: Candra Setiabudi  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 15:09:31 WIB
pelajar SMP di Badung mengikuti edukasi safety riding dari Astra Motor Bali bersama BNNK Badung di Mie Kober, Kamis (27/8).

BADUNG — Puluhan pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Badung mendapat pembekalan khusus mengenai keselamatan berlalu lintas. Astra Motor Bali menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung dalam program bertajuk Nak Muda Berkarya yang berlangsung di Mie Kober, Kamis (27/8).

Kegiatan ini menyasar 120 siswa dari sejumlah SMP Negeri di wilayah Badung. Materi yang diberikan tidak sekadar teori, tetapi juga praktik sederhana yang bisa langsung diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Fokus pada Keselamatan Pembonceng, Bukan Pengendara

Berbeda dengan pelatihan safety riding pada umumnya, edukasi kali ini tidak mengarahkan para siswa untuk belajar mengendarai sepeda motor. Pasalnya, mayoritas peserta masih di bawah umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, mengatakan pemahaman keselamatan justru lebih ditekankan pada peran mereka sebagai pembonceng. Sebab, dalam keseharian, para pelajar kerap dibonceng orang tua atau anggota keluarga lain saat berangkat sekolah maupun bepergian.

“Pada usia SMP, mereka memang belum memiliki SIM sehingga edukasi yang kami berikan lebih banyak menekankan bagaimana memahami kelengkapan berkendara yang wajib dipenuhi dan bagaimana menjadi pembonceng yang aman. Safety riding bukan hanya tanggung jawab pengendara, tetapi pembonceng juga perlu memahami konsep #Cari_Aman,” ujar Yosepth.

Helm dan Jaket Jadi Materi Utama

Dalam sesi tersebut, para siswa mendapat penjelasan rinci mengenai fungsi helm sebagai pelindung utama kepala dari benturan. Pemahaman ini penting untuk menekan risiko cedera serius apabila terjadi kecelakaan.

Selain helm, penggunaan jaket juga menjadi sorotan. Jaket dinilai mampu melindungi tubuh dari paparan angin, udara dingin, hingga kondisi cuaca tertentu seperti hujan ringan saat perjalanan.

Materi tidak berhenti pada perlengkapan. Para pelajar juga diajak memahami pentingnya disiplin berlalu lintas dan kebiasaan menjaga keselamatan di jalan. Mereka diingatkan bahwa budaya aman bisa dimulai dari tindakan sederhana, seperti menggunakan perlengkapan yang tepat dan berani mengingatkan orang terdekat.

Kuis Interaktif dan Jaket #Cari_Aman untuk Peserta

Agar materi mudah dicerna, sesi edukasi dikemas dalam suasana interaktif. Sesi kuis dan komunikasi dua arah membuat para peserta aktif bertanya dan menjawab. Antusiasme terlihat jelas ketika siswa menjawab sejumlah pertanyaan seputar keselamatan berkendara.

Seluruh peserta juga menerima jaket #Cari_Aman. Jaket tersebut diharapkan tidak hanya menjadi perlengkapan, tetapi juga pengingat bagi siswa untuk menerapkan keselamatan dan mengajak keluarga melakukan hal serupa.

Salah satu peserta, Ardila Putri dari SMP Negeri 2 Badung, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru. “Saya sangat senang mengikuti edukasi dari Honda. Ilmu yang didapatkan juga banyak. Sekarang kami lebih memahami arti penting kelengkapan berkendara dan bagaimana menjadi pembonceng yang aman,” ujar Ardila.

Gabungkan Edukasi Narkoba dan Kreativitas Pelajar

Program Nak Muda Berkarya tidak hanya berisi materi safety riding. Kegiatan ini juga menggabungkan unsur edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba yang dibawakan BNNK Badung, serta aktivitas kreatif seperti penampilan yel-yel antarsekolah.

Pendekatan ini dipilih agar pesan keselamatan dan bahaya narkoba tersampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan dunia pelajar. Astra Motor Bali berharap para siswa mampu menjadi agen pengingat di lingkungan keluarga dan pergaulan untuk membangun kebiasaan berkendara yang lebih aman melalui semangat #Cari_Aman.

Reporter: Candra Setiabudi
Sumber: updatebali.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top