BALI — Bagi Anda yang rutin memantau harga emas, Rabu (29/7) kemarin membawa sejumlah angka baru dari tiga distributor utama. Antam sebagai BUMN tambang, Pegadaian yang juga BUMN, dan Hartadinata Abadi sebagai emiten swasta sama-sama memperbarui harga jual emas batangan 24 karat. Masing-masing punya struktur harga dan selisih yang berbeda.
PT Aneka Tambang Tbk mematok harga emas batangan Logam Mulia ukuran 1 gram di Rp 2.601.000. Untuk pecahan terkecil 0,5 gram, harganya Rp 1.350.500. Sementara itu, ukuran 10 gram dibanderol Rp 25.560.000.
Bagi investor institusi atau kolektor, Antam juga menyediakan ukuran besar seperti 250 gram (Rp 635.840.000) hingga 1 kilogram (Rp 2.541.600.000). Namun, untuk ukuran 250 gram ke atas, pembelian dilakukan melalui sistem pre-order.
Pegadaian tidak hanya menjual emas merek sendiri, Galeri24, tetapi juga emas Antam dan UBS. Harga emas Galeri24 ukuran 1 gram tercatat Rp 2.573.000, sedikit lebih rendah dari Antam. Sementara emas Antam di Pegadaian justru lebih mahal: 1 gram seharga Rp 2.706.000.
Emas UBS di Pegadaian ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.586.000. Selisih harga antarmerek ini penting diperhatikan, terutama jika Anda berniat menjual kembali karena harga buyback tiap merek juga berbeda.
PT Hartadinata Abadi Tbk merilis harga emas "Gold" dengan dua komponen: harga dasar (harga jual) dan harga buyback (harga beli kembali). Untuk ukuran 1 gram, harga dasar Rp 2.424.000 dan buyback Rp 2.302.000. Artinya, selisih atau spread-nya mencapai Rp 122.000 per gram.
Spread ini melebar pada ukuran kecil. Pecahan 0,5 gram misalnya, harga dasar Rp 1.267.000 tetapi buyback hanya Rp 1.151.000. Investor ritel yang membeli dalam jumlah kecil perlu memperhitungkan selisih ini agar tidak rugi saat menjual kembali.
Dari data 29 Juli 2026, harga emas Antam di butik Logam Mulia masih menjadi yang termurah untuk ukuran 1 gram (Rp 2.601.000) dibandingkan harga Antam di Pegadaian (Rp 2.706.000). Namun, Pegadaian menawarkan kemudahan akses karena memiliki banyak outlet di seluruh Indonesia.
Hartadinata, dengan model harga dasar dan buyback yang transparan, cocok bagi investor yang ingin memantau selisih harga secara langsung. Keputusan akhir tetap bergantung pada tujuan investasi Anda: jangka pendek atau panjang, serta kemudahan akses dan likuiditas saat ingin menjual.