TABANAN — Kapolsek Kediri, Kompol I Putu Budiawan, mengonfirmasi penghentian pencarian I Ketut Sadra berlaku sejak Senin (8/6/2026). Keputusan ini diambil setelah petugas gabungan menelusuri keberadaan korban selama delapan hari penuh tanpa hasil.
"Hingga hari kedelapan pencarian, hasilnya nihil. Korban masih belum ditemukan meskipun tim gabungan telah menyisir ladang di wilayah luar banjar," ujar Budiawan saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).
Ruang lingkup pencarian terbentang dari Pura Tanggu hingga kawasan Pura Dalem Lebah di lingkungan Banjar Batugaing Kelod. Petugas tidak hanya mengandalkan personel, tetapi juga anjing pelacak untuk mengendus keberadaan Sadra. Namun, usaha itu tetap gagal.
Instansi yang terlibat dalam operasi ini meliputi tim SAR Polda Bali, Satpolairud Polres Tabanan, BPBD Tabanan, Babinsa Desa Beraban, serta warga setempat. Mereka menyisir kebun dan ladang di luar wilayah banjar tempat tinggal korban.
I Ketut Sadra dilaporkan hilang sejak Minggu (31/5). Kakek berusia 71 tahun itu pamit kepada keluarganya untuk menengok hewan ternak di belakang rumahnya. Sejak saat itu, ia tidak pernah kembali.
Laporan kehilangan diterima oleh Polsek Kediri pada hari yang sama. Pencarian segera dilakukan, namun hingga hari kedelapan tidak ada tanda-tanda keberadaan Sadra.
"Untuk saat ini pencarian dihentikan sembari menunggu perkembangan lebih lanjut," tegas Kompol Budiawan.
Pihak keluarga dan aparat setempat masih berharap adanya petunjuk baru yang bisa mengarahkan kembali pada keberadaan Sadra. Masyarakat yang memiliki informasi diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat.