Lansia Pemilik Ruko Tewas dalam Kebakaran di Simokerto Surabaya, Terjebak di Kamar Mandi

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 19:29:01 WIB
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang menghanguskan lantai dua ruko di Simokerto, Surabaya.

BALI — Kebakaran hebat menghanguskan lantai dua sebuah rumah toko (ruko) di kawasan padat penduduk Simokerto. Peristiwa itu baru diketahui suami korban, Biantoro Raharjo, yang saat itu berada di lantai dasar bangunan. Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak karena kobaran api sudah menutup seluruh akses menuju lantai atas.

"Api sudah sangat besar di atas (lantai dua), saya tidak bisa masuk untuk menolong," kata Biantoro dengan nada duka saat ditemui petugas di lokasi kejadian.

Petugas Temukan Jasad Korban saat Proses Pembasahan

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya tiba di lokasi dan langsung bergerak melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan sekitar. Setelah berjibaku selama setengah jam, api berhasil dipadamkan.

Saat tim melakukan penyisiran dan proses pembasahan di lantai dua, mereka menemukan jasad Tan Lian Wio yang sudah tak bernyawa di dalam kamar mandi. Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, menduga korban memilih kamar mandi sebagai tempat berlindung ketika api membesar.

"Diduga korban terjebak di lantai dua saat api membesar dan memilih untuk menyelamatkan diri ke dalam kamar mandi," ujar Laksita.

Tim Inafis Olah TKP, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Setelah api padam, Tim Inafis Polrestabes Surabaya diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses identifikasi dan pengumpulan barang bukti masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai total kerugian material akibat peristiwa ini. Namun, seluruh lantai dua ruko dilaporkan hangus terbakar. Warga sekitar menyebut kobaran api terlihat membesar sekitar pukul 08.00 WIB sebelum akhirnya dilalap si jago merah.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya jalur evakuasi dan detektor asap di bangunan bertingkat, terutama yang dihuni oleh lansia. Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban masih berada di rumah sakit untuk proses autopsi dan visum.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: jatim.inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top