BALI — Selama ini, smartwatch Samsung dikenal pintar mengumpulkan data — detak jantung, kualitas tidur, komposisi tubuh, hingga aktivitas harian — tapi kurang membantu saat pengguna bertanya, "Lalu, apa yang harus saya lakukan?" Pembaruan One UI 9 Watch yang bocor dari tipster @TonySamsunglove di X (sebelumnya Twitter) menjanjikan perubahan fundamental pada pendekatan tersebut.
Fokus utama update ini adalah integrasi mendalam Galaxy AI ke dalam sistem operasi jam tangan. Alih-alih menampilkan grafik dan angka mentah, sistem baru dikabarkan mampu menghasilkan laporan kesehatan yang lebih cerdas. Software akan mencari pola dalam data pengguna, memprediksi tren, dan memberikan rekomendasi yang bermakna berdasarkan kebiasaan harian.
Ini berarti pengguna tidak lagi hanya diberi tahu bahwa detak jantung istirahat mereka naik 5 BPM, tetapi juga mendapat penjelasan mengapa hal itu terjadi dan langkah apa yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya. Sensor BioActive yang sudah ada di Galaxy Watch juga akan dioptimalkan, meski detail metrik kesehatan baru yang bakal dihadirkan masih belum jelas.
One UI 9 Watch diperkirakan akan berbasis pada Wear OS 7, platform besutan Google. Platform ini sendiri akan mendapatkan sejumlah peningkatan signifikan, termasuk integrasi Gemini yang lebih dalam, optimasi daya tahan baterai, pembaruan aktivitas langsung (live activity), serta sistem pelacakan olahraga yang lebih baik. Semua peningkatan level platform ini bisa menjadi fondasi yang lebih kuat bagi Samsung untuk mengembangkan fitur AI-nya.
Dengan kata lain, kecerdasan buatan tidak hanya bekerja di lapisan antarmuka, tapi juga didukung oleh kemampuan dasar sistem operasi yang lebih mumpuni.
Jika mengikuti pola peluncuran beta Samsung sebelumnya, beta pertama One UI 9 Watch akan tersedia untuk lini Galaxy Watch 8 terlebih dahulu. Pasar awal yang biasanya mendapat akses adalah Korea Selatan dan Amerika Serikat, sebelum kemudian meluas ke model-model lain secara bertahap.
Belum ada informasi resmi mengenai jadwal rilis global atau ketersediaan beta untuk pengguna di Indonesia. Namun, jika bocoran ini akurat, One UI 9 Watch bisa menjadi pembaruan software paling ambisius dari Samsung dalam upaya mengubah data kesehatan mentah menjadi wawasan yang benar-benar bisa dipakai.
Bagi pengguna Galaxy Watch yang merasa datanya selama ini hanya numpang lewat, update ini layak dinantikan.