WNA Jerman Tewas di Kamar Mandi Sanur, Diduga Tersengat Listrik dari Alat Pemanas Air di Denpasar Selatan

Penulis: Agus Hermawan  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 18:58:24 WIB
Jenazah WNA Jerman ditemukan tewas di kamar mandi rumah kontrakan Sanur.

DENPASAR — Jenazah PP pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah kontrakan pada Senin siang. Saat itu, korban sudah dalam posisi tergeletak di lantai kamar mandi dengan kondisi tubuh masih basah dan alat pemanas air dalam keadaan aktif.

Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Made Arianta, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung mendatangi lokasi di Jalan Kutat Lestari Gang Pelanggi Nomor 14, Desa Sanur Kauh, setelah menerima laporan dari warga sekitar pukul 13.30 Wita.

Kronologi Penemuan: Pintu Terkunci dari Dalam, Pemilik Rumah Curiga

Pemilik rumah kontraan mulai curiga setelah korban tidak kunjung keluar dari kamar mandi selama lebih dari satu jam. Ia kemudian mencoba memanggil dari luar, namun tidak ada respons.

Setelah mendobrak pintu yang terkunci dari dalam, pemilik rumah menemukan korban sudah tidak bernyawa. Ia langsung melaporkan temuan itu ke Polsek Denpasar Selatan dan petugas medis dari Puskesmas setempat.

Pemeriksaan Medis: Tidak Ada Tanda Kekerasan, Fokus pada Aliran Listrik

Tim medis yang tiba di lokasi melakukan pemeriksaan awal dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, kematian disebabkan oleh sengatan listrik dari alat pemanas air yang bocor atau tidak berfungsi dengan baik.

"Alat pemanas air masih dalam kondisi menyala saat kami tiba. Kami langsung memutus aliran listrik di rumah tersebut untuk mengamankan lokasi," ujar Kompol Made Arianta.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani Gianyar untuk menjalani otopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.

Imbauan Keselamatan: Waspadai Instalasi Listrik di Kamar Mandi

Polsek Denpasar Selatan mengimbau masyarakat, khususnya pemilik rumah kontrakan di kawasan wisata, untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, terutama pada alat pemanas air. Peristiwa serupa pernah terjadi di beberapa titik di Bali dalam beberapa tahun terakhir.

Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan. Pihak kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pemilik rumah dan tetangga korban.

Korban PP diketahui tinggal sendiri di rumah kontrakan tersebut dan sudah menetap di Sanur selama beberapa bulan terakhir. Pihak kedutaan besar Jerman di Jakarta telah dihubungi untuk proses lebih lanjut terkait pemulangan jenazah.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: radarbadung.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top