GIANYAR — Target ambisius Bali United untuk menembus jajaran lima besar BRI Liga 1 musim 2025/2026 resmi meleset. Pelatih kepala Johnny Jansen mengakui kegagalan timnya dan langsung mengalihkan fokus ke bursa transfer dengan mengincar pemain baru berkualitas.
Langkah peremajaan skuad menjadi prioritas utama setelah kontrak tujuh pemain inti Serdadu Tridatu resmi berakhir. Keputusan ini diambil Jansen sebagai respons atas hasil akhir Liga 1 musim ini yang tidak sesuai ekspektasi.
Jansen tidak menyebutkan satu per satu nama pemain yang habis kontrak, namun ia menegaskan evaluasi besar akan dilakukan. Manajemen klub disebut tengah mengkaji opsi perpanjangan kontrak atau melepas beberapa pilar ke klub lain.
“Kami gagal mencapai target lima besar. Sekarang saatnya membangun ulang tim,” ujar Jansen dalam sesi evaluasi internal, seperti dikutip dari keterangan resmi klub.
Pelatih asal Belanda itu mengaku sudah mengantongi daftar pemain incaran untuk mengisi posisi yang ditinggalkan. Ia meminta manajemen segera bergerak di bursa transfer awal musim depan agar persiapan pramusim tidak terganggu.
“Kami butuh pemain baru yang punya kualitas dan mental juara. Ini bukan soal kuantitas, tapi siapa yang benar-benar siap bersaing,” tegas Jansen.
Jansen menegaskan bahwa kegagalan musim ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh, tidak hanya di lini pemain, tetapi juga taktik dan pola latihan. Ia berjanji akan membawa wajah baru Bali United yang lebih kompetitif di musim 2026/2027.
Keputusan final soal pemain yang dilepas dan dipertahankan akan diumumkan manajemen dalam beberapa pekan ke depan. Para suporter pun menanti gebrakan nyata dari tim kebanggaan Pulau Dewata ini.