BALI — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali menunjukkan koreksi di awal pekan ini. Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga jual emas Antam ukuran 1 gram pada Senin (18/5) berada di angka Rp2.764.000, turun tipis dari posisi sebelumnya yang mencapai Rp2.769.000 per gram.
Yang perlu dicermati investor dan pemilik emas batangan adalah pergerakan harga buyback. Harga yang menjadi patokan saat nasabah menjual kembali emasnya ke Antam ini justru turun lebih tajam, yakni Rp7.000, menjadi Rp2.569.000 per gram. Artinya, selisih antara harga jual dan harga beli kembali (spread) kini melebar menjadi Rp195.000 per gram.
Spread yang lebar ini menjadi pertimbangan penting bagi investor jangka pendek. Semakin besar selisihnya, semakin tinggi kenaikan harga emas yang dibutuhkan agar investasi emas fisik impas saat dijual kembali.
Harga emas Antam hari ini berlaku untuk pembelian di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Setiabudi One, Jakarta. Untuk pecahan lainnya, berikut rincian harga yang tercatat:
Dalam transaksinya, Antam tidak memungut PPN sesuai PP Nomor 49 Tahun 2022. Namun, tetap berlaku PPh 22 dengan tarif 0,25 persen sesuai PMK Nomor 48 Tahun 2023. Bukti potong pajak akan diterbitkan oleh PT Antam Tbk sebagai penjual.
Bagi masyarakat yang berencana menjual emas batangan hari ini, harga buyback di level Rp2.569.000 per gram menjadi patokan utama. Angka ini lebih rendah Rp7.000 dibandingkan akhir pekan lalu.
Fluktuasi harga emas Antam biasanya dipengaruhi oleh pergerakan harga emas global dan nilai tukar rupiah. Meski turun tipis hari ini, investor tetap perlu memantau tren jangka menengah sebelum memutuskan menjual, mengingat spread yang cukup lebar bisa menggerus potensi keuntungan jangka pendek.