Pencarian

IHSG Berpotensi Melemah ke 6.384, Investor Wait and See RDG BI

Selasa, 22 September 2026 • 08:48:01 WIB
IHSG Berpotensi Melemah ke 6.384, Investor Wait and See RDG BI
IHSG berpotensi melemah ke level 6.384 seiring investor menanti hasil RDG Bank Indonesia.

BALI — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak datar cenderung melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (22/9/2026), seiring investor menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Posisi indeks sebelumnya ditutup turun 0,88 persen ke level 6.384,73 dengan net sell asing mencapai Rp510 miliar.

Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Muhammad Lutfi Permana, menyebut sikap wait and see pelaku pasar menjelang pengumuman RDG BI menjadi faktor utama yang menahan laju IHSG. "Seiring sikap wait and see investor menanti hasil RDG BI," tuturnya dalam riset harian, Selasa (22/9/2026).

Tekanan jual asing pada sesi sebelumnya terpusat di sejumlah saham berkapitalisasi besar. Lima saham yang paling banyak dilepas asing adalah BMRI, ANTM, BBCA, TLKM, dan MDKA. Aksi net sell Rp510 miliar itu membuat IHSG gagal mempertahankan level 6.400.

Level Support dan Resistance IHSG Hari Ini

BNI Sekuritas memproyeksi IHSG bergerak dalam rentang terbatas pada perdagangan hari ini. Support diperkirakan berada di level 6.340-6.270, sementara resistance di kisaran 6.440-6.500.

Rentang tersebut mencerminkan ekspektasi pasar bahwa indeks belum memiliki katalis kuat untuk rebound signifikan. Pelaku pasar cenderung menunggu keputusan suku bunga BI sebelum mengambil posisi lebih agresif.

Enam Saham Pilihan BNI Sekuritas

Di tengah tekanan indeks, BNI Sekuritas tetap merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati investor. Enam saham yang masuk radar analis adalah:

  • TPIA
  • BULL
  • BIPI
  • ARKO
  • MEDC
  • COIN

Pilihan saham tersebut didominasi sektor energi dan komoditas, yang secara historis lebih tahan terhadap tekanan indeks saat sentimen makro sedang wait and see.

Sentimen RDG BI Jadi Penentu Arah Pasar

Hasil RDG Bank Indonesia menjadi fokus utama pelaku pasar hari ini. Keputusan suku bunga acuan akan memengaruhi ekspektasi terhadap pergerakan nilai tukar rupiah dan aliran modal asing ke pasar saham domestik.

Jika BI mempertahankan atau menurunkan suku bunga, potensi inflow ke aset berisiko bisa kembali terbuka. Sebaliknya, sikap hawkish akan memperkuat tekanan jual asing yang sudah terlihat pada sesi sebelumnya.

Investor disarankan mencermati respons pasar pasca-pengumuman RDG BI sebelum menentukan strategi jangka pendek, mengingat volatilitas indeks masih tinggi dalam rentang support-resistance yang sempit.

Follow denpasar24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks