BALI — Lonjakan harga modul memori DDR5 yang disebabkan oleh konsumsi besar-besaran dari pusat data AI telah mendorong para vendor untuk menghidupkan kembali platform lama yang kompatibel dengan DDR4. Upaya ini menjadi angin segar bagi pengguna yang ingin merakit PC baru dengan biaya lebih efisien, tanpa harus terikat pada ekosistem terbaru yang mahal.
Kali ini, Gigabyte secara senyap meluncurkan dua motherboard baru, B450M D3HP dan B450M D3HP WIFI6E. Keduanya menggunakan chipset B450 yang sebenarnya sudah berusia delapan tahun, namun tetap menjadi fondasi kokoh untuk prosesor AMD Ryzen generasi 3000 hingga 5000, termasuk lini APU dengan grafis terintegrasi.
Spesifikasi Utama B450M D3HP dan B450M D3HP WIFI6E
Kedua motherboard ini hadir dengan desain microATX dan sistem daya 4+2 phase. Meski terbilang sederhana, konfigurasi ini cukup untuk mendukung prosesor dari kelas hemat daya 35W hingga flagship 105W seperti Ryzen 9 5950X.
- Dukungan Prosesor: AMD Ryzen 3000 hingga 5000, serta APU Ryzen 3000G hingga 5000G.
- Slot Memori: Empat slot DDR4, mendukung hingga 128GB pada kecepatan DDR4-2667.
- Penyimpanan: Dua slot M.2 2280 (satu PCIe 3.0 x4, satu PCIe 2.0 x2) dan empat port SATA III.
- Ekspansi: Satu slot PCIe 3.0 x16 dan satu slot PCIe 2.0 x1.
- Port I/O: Tujuh port USB (empat USB 3.2 Gen 1 dan tiga USB 2.0), satu port LAN Gigabit, serta output DisplayPort 1.2 dan dua HDMI 2.0b.
Konektivitas Nirkabel dan Fitur Tambahan
Perbedaan utama antara kedua varian terletak pada modul nirkabel. Model B450M D3HP WIFI6E dilengkapi controller Realtek RTL8852CE yang mendukung Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.4, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang tidak ingin repot dengan kabel LAN. Sementara itu, varian standar hanya mengandalkan port Ethernet Gigabit.
Fitur unggulan lainnya adalah kehadiran tombol Q-Flash Plus. Tombol ini memungkinkan pengguna memperbarui BIOS tanpa perlu memasang prosesor, memori, atau kartu grafis terlebih dahulu. Ini sangat membantu jika pengguna ingin memakai prosesor generasi terbaru yang membutuhkan versi BIOS lebih baru.
Harga dan Ketersediaan
Hingga berita ini ditulis, Gigabyte belum mengumumkan harga resmi untuk kedua motherboard tersebut. Kedua model juga belum terlihat di penjual ritel besar Amerika Serikat. Sebagai gambaran, motherboard B450 entry-level dulu dijual mulai dari USD 50 (sekitar Rp 825.000), sementara model kelas menengah dibanderol sekitar USD 80 (sekitar Rp 1,3 juta).
Mengingat posisinya sebagai produk dasar, B450M D3HP dan B450M D3HP WIFI6E kemungkinan besar akan mengikuti rentang harga tersebut. Namun, kondisi pasar komponen yang fluktuatif saat ini membuat kepastian harga menjadi tanda tanya besar.
Posisi di Pasar dan Target Pengguna
Langkah Gigabyte ini menunjukkan bahwa permintaan akan platform DDR4 masih cukup kuat di kalangan pengguna yang mencari solusi rakitan PC murah. Meskipun chipset B450 tergolong lawas dan tidak mendukung PCIe 4.0, motherboard ini tetap relevan bagi mereka yang ingin meng-upgrade PC lama atau membangun rig pertama dengan anggaran terbatas.
Dengan dukungan prosesor yang luas dan harga yang diperkirakan terjangkau, motherboard ini cocok untuk pengguna yang memprioritaskan nilai dibandingkan fitur mutakhir. Bagi Anda yang masih menggunakan RAM DDR4 dan ingin memaksimalkan sisa umur platform AM4, B450M D3HP bisa menjadi pilihan rasional di tengah krisis harga memori saat ini.