Pencarian

Pemerintah AS Tahan Rilis Publik ChatGPT-5.6, OpenAI Diminta Izin Sebelum Luncurkan Model AI Terbaru

Jumat, 26 Juni 2026 • 22:29:31 WIB
Pemerintah AS Tahan Rilis Publik ChatGPT-5.6, OpenAI Diminta Izin Sebelum Luncurkan Model AI Terbaru
Menteri Perdagangan AS meminta OpenAI menunda peluncuran ChatGPT-5.6 tanpa izin pemerintah.

BALI — Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, secara langsung menelepon Sam Altman untuk memperingatkan OpenAI agar tidak merilis GPT-5.6 ke publik tanpa persetujuan terlebih dahulu dari badan-badan pemerintah. Peringatan keras ini disampaikan setelah OpenAI setuju untuk menunda peluncuran umum model tersebut.

Dalam memo yang dikirimkan Kamis lalu, Altman mengatakan, "Kami telah menjelaskan kepada pemerintah AS bahwa ini bukan model jangka panjang yang kami inginkan dan akan bekerja sama dengan mereka serta pihak industri lainnya untuk mencapai pendekatan yang lebih berkelanjutan untuk rilis di masa depan."

Mengapa Pemerintah AS Kini Lebih Ketat Mengawasi Rilis AI?

Kekhawatiran Gedung Putih terhadap penyalahgunaan model AI canggih semakin meningkat, terutama dalam persaingan dengan China. Meskipun AS telah menerapkan kontrol ekspor untuk memperlambat kemajuan Beijing, banyak pemimpin industri meyakini hanya masalah waktu sebelum negara Asia Timur itu menyusul.

Awal bulan ini, Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mewajibkan laboratorium AI di AS untuk memberikan akses ke model terbaru mereka kepada pemerintah 30 hari sebelum rilis umum. Langkah ini merupakan perubahan sikap dari janji awal administrasi Trump yang ingin mengurangi regulasi demi mempercepat perkembangan AI di dalam negeri.

Kasus Anthropic Jadi Preseden: Model Ditarik Total dari Pasar

Ini bukan pertama kalinya laboratorium AI AS menunda rilis model terdepan karena masalah keamanan. Pada awal April lalu, Anthropic merilis Claude Mythos Preview hanya ke institusi-institusi kunci terlebih dahulu. Perusahaan kemudian membangun Fable 5, versi yang lebih ringan dari Mythos dengan pengaman bawaan, dan merilisnya pada Juni 2026.

Namun, pemerintah AS tidak setuju dengan klaim Anthropic bahwa Fable 5 lebih aman. Hanya tiga hari setelah dirilis, kedua model — Fable 5 dan Mythos — dimasukkan ke dalam daftar kontrol ekspor. Akibatnya, warga negara asing, termasuk karyawan Anthropic sendiri, dilarang mengakses model tersebut. Karena tidak bisa mematuhi aturan, Anthropic akhirnya menarik kedua model sepenuhnya dari pasar.

Kekhawatiran Pakar: Intervensi Pemerintah Bisa Hambat Ekosistem AI

Langkah pemerintah AS menuai kritik dari pakar kebijakan AI. Neil Chilson, Kepala Kebijakan AI di Abundance Institute dan mantan Kepala Teknolog FTC, menulis dalam blognya bahwa eskalasi intervensi pemerintah ini tidak patut dirayakan.

"Ini mengerikan bagi ekosistem AI yang lebih luas. Penggunaan wewenang kontrol ekspor yang sewenang-wenang dan tidak dapat dijelaskan secara terus-menerus akan membuat perusahaan memperlambat peluncuran model baru, sehingga menghilangkan alat-alat canggih dari publik," ujar Chilson. Ia menambahkan bahwa setiap model AI, seperti semua perangkat lunak sebelumnya, pasti memiliki kerentanan yang perlu ditambal. "Pemerintah AS tidak boleh menggantungkan Pedang Damocles di atas kepala setiap laboratorium, tanpa indikasi kapan pedang itu akan jatuh atau mengapa."

Kapan ChatGPT-5.6 Bisa Diakses Publik?

Sampai saat ini, OpenAI belum memberikan tanggal pasti kapan GPT-5.6 akan dirilis secara umum. Altman hanya menyebutkan harapannya agar penundaan berlangsung dalam hitungan minggu. Sementara itu, akses ke model terbaru hanya diberikan secara kasus per kasus oleh pemerintah AS.

Bagikan
Sumber: tomshardware.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks