Pencarian

Kapolri Ziarahi Makam Tiga Mantan Presiden Jelang Hari Bhayangkara, Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 • 17:35:31 WIB
Kapolri Ziarahi Makam Tiga Mantan Presiden Jelang Hari Bhayangkara, Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa
Kapolri memimpin ziarah ke makam tiga mantan presiden sebagai bagian dari tradisi institusi Polri.

BALI — Ziarah ke makam Presiden pertama RI Soekarno di Kota Blitar, Jawa Timur, menjadi agenda kedua setelah sebelumnya Kapolri bertolak ke Jombang. Di kompleks pemakaman Bung Karno, Sigit memimpin doa bersama dan meletakkan karangan bunga. Ia menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari tradisi institusi untuk menyerap semangat perjuangan para pemimpin terdahulu.

Empat Lokasi Ziarah, Satu Pesan Pengabdian

“Tadi pagi, kami berziarah ke makam almarhum Presiden Gus Dur dan alhamdulillah, sekarang kami melaksanakan ziarah ke makam almarhum Presiden Soekarno, lalu setelah ini kami akan melanjutkan ke makam Bapak Presiden Soeharto dan selanjutnya akan kami tutup ke Taman Makam Pahlawan Kalibata,” kata Sigit dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta.

Rangkaian perjalanan ini mencakup empat titik penting. Dua pemimpin sipil—Gus Dur dan Soekarno—serta satu presiden dari era Orde Baru, Soeharto. Penutupan di Taman Makam Pahlawan Kalibata dimaksudkan untuk menghormati para pejuang dan pahlawan nasional dari berbagai latar belakang.

Nilai Kepemimpinan Jadi Pedoman Polri

Menurut Kapolri, nilai-nilai yang diwariskan para presiden memiliki arti strategis bagi Polri dalam menjalankan amanah negara. Ia menekankan bahwa semangat pengabdian, persatuan, dan pelayanan kepada masyarakat merupakan warisan yang harus dijaga.

“Rangkaian kegiatan yang kami laksanakan kali ini merupakan bagian dari tradisi kami untuk bisa menyerap dan menggali nilai-nilai dari para pemimpin bangsa yang tentunya ini sangat penting, khususnya bagi institusi Polri. Kita memiliki satu amanah untuk terus bisa mempertahankan apa yang diwariskan,” ujar Sigit.

Ia menambahkan, nilai-nilai tersebut menjadi kekuatan positif yang harus dikembangkan sebagai spirit institusi. “Demikian juga ini menjadi sesuatu kekuatan, sesuatu hal yang positif untuk terus kami kembangkan sebagai spirit untuk institusi Polri, agar terus bisa melaksanakan apa yang menjadi amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Jelang HUT ke-80, Polri Genjot Kedekatan dengan Publik

Ziarah ke makam para mantan presiden merupakan agenda rutin Polri menjelang Hari Bhayangkara. Tahun ini, peringatan ke-80 jatuh pada 1 Juli 2026. Selain sebagai bentuk penghormatan, tradisi ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat pesan institusi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kegiatan serupa pernah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya oleh Kapolri pendahulu. Namun, pemilihan lokasi ziarah yang mencakup tiga presiden dari era berbeda—mulai dari Orde Lama, Orde Baru, hingga era Reformasi—menunjukkan upaya Polri merangkul seluruh spektrum sejarah kepemimpinan nasional.

Bagikan
Sumber: koran-jakarta.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks