MANGUPURA — Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyambangi langsung tempat latihan para duta seni daerah. Kunjungan kerja ini menjadi suntikan moral bagi puluhan anak-anak dan remaja yang tengah mematangkan materi untuk ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun depan.
Lokasi pertama yang disambangi adalah latihan Parade Gong Kebyar Anak-anak oleh Sanggar Tari dan Tabuh Rajapala di Banjar Basangkasa, Seminyak, Kuta. Di sana, para peserta mengasah tiga materi utama: Tabuh Kreasi Pepanggulan “Bayung Bidak”, Tari Kreasi Penyambutan “Adnyaswari”, serta Tari Dolanan “Jong Jang Sir”. Rangkaian latihan berlangsung intensif sejak beberapa pekan terakhir.
Catatan Khusus untuk Penari Bapang Barong
Lokasi kedua adalah uji coba lomba Tabuh dan Tari Bapang Barong yang digelar di Pura Dalem Padonan, Desa Tibubeneng, Kuta Utara. Bupati Adi Arnawa menyoroti aspek teknis dan artistik yang harus terus diasah. Ia menilai kemampuan teknis para peserta sudah berkembang pesat, namun masih perlu penguatan pada sisi ekspresi dan penjiwaan karakter.
“Perlu diingat bahwa kalian tidak hanya tampil untuk diri sendiri atau kelompok, tetapi membawa nama besar Kabupaten Badung,” ujar Adi Arnawa di hadapan para seniman muda. Menurutnya, keindahan seni tidak hanya bersumber dari suara gamelan, melainkan kesatuan utuh antara ekspresi wajah dan penghayatan para pemain.
Stamina dan Disiplin Jadi Kunci
Bupati juga menekankan faktor kesehatan dan stamina sebagai prasyarat utama performa puncak saat pementasan nanti. Ia meminta para pelatih dan pembina untuk memperhatikan kondisi fisik peserta secara berkala. “Kunci utama dari penampilan seperti ini adalah disiplin, fokus, kekompakan, dan stamina. Sebagus apapun program latihan yang dibuat, kalau saat tampil kondisi fisik tidak fit dan kesehatan terganggu, semuanya bisa buyar,” tegasnya.
Selain itu, tata panggung, kualitas tata suara, dinamika gerak, serta kekuatan karakter juga menjadi perhatian. Terutama bagi penari Bapang Barong yang dituntut tampil energik dan dinamis selama pertunjukan berlangsung.
Komitmen Pemkab Badung untuk Pelestarian Budaya
Di sela peninjauan, Adi Arnawa memastikan Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen penuh mendukung kelestarian seni budaya. Ia menyebut sektor ini sebagai pilar utama pembangunan daerah yang berbasis pariwisata budaya. “Pemerintah Kabupaten Badung memiliki komitmen yang sangat kuat terhadap pelestarian seni dan budaya. Kita menyadari bahwa Badung adalah daerah pariwisata yang berbasis budaya,” tambahnya.
Apresiasi atas dukungan pemerintah daerah disampaikan oleh perwakilan Sanggar Rajapala, I Ketut Widia Astika, serta Perbekel Tibubeneng I Made Kamajaya. Mereka sepakat bahwa kesempatan menjadi duta daerah merupakan kehormatan besar sekaligus ruang belajar strategis bagi generasi muda untuk mencintai seni tradisi Bali.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana, anggota DPRD Badung I Wayan Sandra dan I Gede Suraharja, jajaran Camat Kuta dan Kuta Utara, Lurah Seminyak, Perbekel Tibubeneng, serta tokoh adat setempat.