MANGUPURA — KONI Badung menggelar rapat persiapan Bupati Badung Cup 2026 di Ruang Pertemuan KONI Badung, Selasa (9/6) lalu. Rapat dipimpin langsung Ketua Umum KONI Badung I Made Sutama dan dihadiri seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) di lingkungan Kabupaten Badung.
Menurut Made Sutama, turnamen ini merupakan upaya menyatukan berbagai kejuaraan yang selama ini berjalan sendiri-sendiri di setiap cabor. “Beberapa cabor sebelumnya sudah memiliki agenda turnamen masing-masing seperti Mangupura Cup, Badung Cup, dan lainnya. Kali ini kami ingin membuat penyeragaman agar kegiatan terorganisir, dan diharapkan semua cabor bisa berpartisipasi,” ujarnya.
Seremoni Pembukaan Digabung dengan Kejuaraan Selam
KONI Badung menetapkan rentang waktu penyelenggaraan Bupati Badung Cup pada Juli hingga September 2026. Seremoni pembukaan hanya akan digelar sekali dan dirangkaikan dengan Bupati Badung Finswimming Open 2026.
“Seremoni pembukaan cukup sekali saja, nanti akan dilaksanakan berbarengan dengan kejuaraan cabor selam di Kolam Renang Tirta Harum Blahkiuh pada 10 Juli 2026,” jelas Sutama.
Target: Menyaring Atlet Potensial untuk Porprov Bali 2027
Bupati Badung Cup tidak sekadar ajang kompetisi. KONI Badung menjadikannya sebagai wadah pembinaan atlet berprestasi dan pemantauan bibit-bibit atlet yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 di Kabupaten Buleleng.
Dengan adanya turnamen ini, proses pembinaan dan pencarian atlet potensial diharapkan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Batas Akhir Proposal Cabor: 22 Juni 2026
Dalam rapat tersebut, KONI Badung meminta seluruh cabor yang berpartisipasi untuk serius mempersiapkan pelaksanaan kejuaraan masing-masing. Pengajuan proposal kegiatan Bupati Badung Cup dari setiap cabor ditetapkan paling lambat pada 22 Juni 2026.
Selain membahas Bupati Badung Cup, rapat juga menyinggung langkah awal persiapan Kabupaten Badung menghadapi Porprov Bali 2027. KONI Badung berharap, melalui agenda tahunan ini, pembinaan atlet di Badung bisa lebih sistematis dan menghasilkan prestasi maksimal di tingkat provinsi. *