DENPASAR — Keterbatasan pasokan air masih mengancam sejumlah lahan pertanian di tengah musim kemarau yang berlangsung lebih panjang dari biasanya. Pemerintah daerah menaruh perhatian pada dampak El Nino yang memundurkan musim hujan, karena sawah dan ladang warga bergantung pada ketersediaan air.
Luasan gagal panen tercatat 36,45 hektare untuk tanaman padi dan 4 hektare untuk jagung. Angka itu dihimpun dari laporan lapangan yang masuk ke pemerintah daerah.
Musim kemarau yang lebih panjang membuat petani kesulitan mengairi lahan. Pasokan air yang terbatas disebut masih menjadi persoalan utama di sejumlah sentra pertanian.
Gubernur Bali Wayan Koster meluncurkan Bus Listrik Trans Sarbagita beserta charging station hibah Proyek Bali E-Mobility di Lapangan Timur, Niti Mandala Renon, Denpasar, Kamis (22/10) petang. Fasilitas pengisian daya itu menjadi bagian dari infrastruktur pendukung armada listrik.
Koster menyampaikan bahwa peluncuran Bus Listrik Trans Sarbagita dan Charging Station merupakan langkah nyata dalam mempercepat penerapan energi bersih di Provinsi Bali, khususnya pada sektor transportasi, sejalan dengan kebijakan Bali Energi Bersih.
Pemprov Bali menerapkan kebijakan energi bersih dari hulu hingga hilir. Bus listrik ditempatkan sebagai bagian dari upaya itu di sektor transportasi publik.
Gubernur Koster memperkuat penjajakan kerja sama dengan Swiss di bidang investasi industri inovatif, pengolahan sampah, dan pengolahan air limbah. Peluang kolaborasi itu dibahas saat Koster menerima kunjungan resmi perdana Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Konstantin Obolensky, di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Rabu (21/10).
Arak Bali menembus panggung internasional. Empat botol arak racikan Gede Rico Hardiana Widnyana dan I Wayan Eka Darmawan laku dilelang dengan total harga US$400.
Lelang berlangsung dalam acara Charity Flair Show di Circus Circus Hotel, Las Vegas, Amerika Serikat. Total US$400 itu merupakan hasil lelang keempat botol secara keseluruhan.
Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Selvi Ananda Gibran Rakabuming mengunjungi Desa Tenganan Pegeringsingan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Jumat (23/10). Dalam kunjungan itu, Selvi meminta perajin tetap menjaga keberadaan tenun Tenganan Pegeringsingan.
Selvi juga berharap muncul generasi penenun yang melanjutkan pembuatan kerajinan tenun tersebut. Regenerasi menjadi kunci agar tradisi menenun di desa adat itu tidak putus.