Dubes RI untuk Yunani Kunjungi Tabanan, Jajaki Sister City dan Pasar Produk Pertanian

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:46:31 WIB
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menerima kunjungan Dubes RI untuk Yunani dalam pertemuan di Tabanan, Bali.

TABANAN — Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyebut pihaknya membuka pintu bagi kerja sama internasional yang memperkuat ekonomi daerah dan kesejahteraan warga. Dalam pertemuan itu, Pemkab Tabanan memaparkan sejumlah komoditas andalan yang siap ditawarkan ke pasar Yunani, mulai dari beras merah organik, beras hitam, kopi robusta, salak, durian, manggis, kelapa, kakao, hingga hortikultura dari kawasan Bedugul.

Deretan komoditas tersebut diperkuat UMKM yang mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah. Menurut Sanjaya, produk olahan inilah yang berpeluang menembus pasar internasional.

Hilirisasi Jadi Syarat Utama Masuk Pasar Yunani

Sanjaya menekankan pentingnya hilirisasi pertanian dan perluasan akses pasar tanpa mengabaikan keberlanjutan sektor pertanian. Sektor itu disebutnya sebagai salah satu penopang perekonomian Tabanan dan bagian dari lumbung pangan Bali.

"Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan mitra di Yunani. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk membangun hubungan yang lebih intensif, baik dalam bentuk sister city maupun kerja sama di bidang pertanian, perdagangan, dan pengembangan sumber daya manusia," ujar Sanjaya.

Sebagai pembanding, ia merujuk kerja sama sister city Tabanan dengan Kota Toyama, Jepang. Pola kemitraan itu dinilai bisa dipelajari sebelum menjajaki kolaborasi serupa dengan Yunani.

Peluang Kerja di Sektor Perhotelan dan Pariwisata

Selain perdagangan komoditas, pertemuan membahas penempatan pekerja migran Indonesia secara resmi di Yunani. Sektor perhotelan dan pariwisata disebut sebagai pintu masuk peningkatan keterampilan tenaga kerja asal Tabanan, dengan catatan mekanisme penempatan resmi dan perlindungan yang memadai.

Dari sisi Dubes, kunjungan langsung ke daerah dinilai penting untuk memahami potensi dan kebutuhan pemerintah daerah. Bebeb menyebut Indonesia dan Yunani telah menjalin hubungan persahabatan sekitar 75 tahun yang dapat terus diperkuat melalui kerja sama ekonomi.

"Kami lebih suka turun langsung ke daerah untuk memahami apa yang dibutuhkan dan potensi yang dimiliki. Dengan demikian, peluang kerja sama yang dikembangkan dapat lebih tepat sasaran. Dari Tabanan, kami melihat potensi produk pertanian, kerajinan, dan furnitur, serta peluang di bidang tenaga kerja, khususnya sektor hospitality," papar Bebeb.

Pemetaan Potensi Jadi Langkah Berikutnya

Pemkab Tabanan berharap komunikasi dan koordinasi antarpihak berlanjut ke tahap pemetaan potensi serta perumusan kerja sama yang konkret. Dua manfaat yang dibidik: perluasan pasar produk unggulan daerah dan terbukanya kesempatan kerja bagi warga Tabanan.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia disebut menjadi bagian dari target tersebut, dengan tetap memperhatikan kepentingan dan perlindungan masyarakat. Belum ada jadwal pasti kapan pemetaan potensi dimulai.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: balinews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top