BALI — Enam minggu setelah melahirkan, Barbara Palvin kembali melenggang di runway Victoria's Secret dengan bra yang dijahitkan bantalan menyusui. Model asal Hungaria ini membagikan cerita di balik panggung, termasuk soal memompa ASI sebelum tampil dan pesannya untuk para ibu bekerja.
Barbara Palvin mengungkapkan bahwa bra yang ia kenakan di panggung telah dimodifikasi khusus oleh tim Victoria's Secret. Penyesuaian itu dibuat agar nyaman dipakai ibu yang masih menyusui bayinya.
Lewat unggahan Instagram, model 33 tahun ini memperlihatkan foto di balik panggung saat dirinya sedang memompa ASI. Ia juga menyebut bahwa bantalan menyusui dijahit langsung ke dalam bra untuk mencegah ASI rembes saat tampil.
Bantalan menyusui memang lazim dipakai ibu menyusui untuk menahan rembesan ASI. Dalam kasus Barbara, tim Victoria's Secret menjahitkan bantalan itu ke bra agar tidak bergeser selama ia berjalan di runway.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Victoria's Secret karena telah menerima kondisinya apa adanya di masa pascapersalinan. Menurut Barbara, dukungan itu membuatnya tetap merasa cantik dan percaya diri.
Barbara kembali ke runway hanya enam minggu setelah melahirkan. Ia menyebut kembalinya dirinya ke dunia kerja sebagai pilihan yang beruntung bisa ia ambil.
Meski bersyukur, istri aktor Dylan Sprouse ini tetap memikirkan para ibu yang tidak punya pilihan serupa. Ia menyoroti kondisi di Amerika Serikat, tempat banyak perempuan diharapkan kembali bekerja hanya 6-8 minggu setelah melahirkan, sering kali tanpa cuti melahirkan yang dibayar.
"Para ibu berhak mendapatkan lebih banyak waktu, lebih banyak dukungan, dan lebih banyak pilihan," tulisnya.
Barbara menegaskan bahwa setiap perjalanan pascapersalinan berbeda-beda. Ia mengingatkan agar para ibu tidak saling membandingkan diri.
Penampilan rapi di atas panggung, katanya, jauh berbeda dari keseharian pascapersalinan. Sekadar meluangkan waktu untuk mandi atau duduk tenang sambil menyantap makanan sudah terasa seperti pencapaian yang luar biasa.
"Dan hal itu pun patut dirayakan," pungkasnya.
Kisah Barbara menunjukkan bahwa dukungan praktis di tempat kerja punya arti besar bagi ibu menyusui. Penyesuaian sederhana pada pakaian kerja bisa membantu ibu tetap merasa nyaman menjalani perannya.
Bagi ibu yang mulai kembali beraktivitas, siapkan waktu memompa ASI secara rutin dan pilih pakaian yang memudahkan akses. Bantalan menyusui sekali pakai atau yang bisa dicuci bisa jadi perlengkapan wajib di tas kerja.
Yang tak kalah penting, beri diri ruang untuk beradaptasi. Setiap ibu punya ritme pemulihan sendiri, dan tidak ada standar tunggal yang harus dikejar.