BALI — Harry Kane mengakui keluarganya cemas menanti pengumuman Ballon d'Or di London Palladium. Penyerang Bayern Munich itu mengaku istri dan kerabatnya lebih memilih tahu lebih awal apakah ia benar-benar memenangi trofi individual paling bergengsi tersebut.
Kane menjadi favorit kuat peraih Ballon d'Or setelah musim yang luar biasa. Pemain berusia 33 tahun itu mencetak 61 gol untuk Bayern Munich musim lalu dan 12 gol untuk Timnas Inggris. Musim berjalan pun tak kalah produktif: 10 gol untuk Bayern dan enam gol untuk Inggris.
Pada laga Liga Champions melawan Arsenal di Allianz Arena, Kane menyumbang satu gol lewat titik penalti dalam hasil imbang 2-2. Momen paling menonjol justru bukan golnya, melainkan umpan terobosan presisi yang membuka jalan bagi Alphonso Davies menyamakan skor menjadi 1-1.
Lamine Yamal dari Barcelona menempati posisi kedua favorit, disusul Kylian Mbappe dari Real Madrid di urutan berikutnya.
Kane mengaku tekanan menanti hasil membuat keluarganya tak nyaman. Ia pun memahami mengapa penyelenggara memilih merahasiakan pemenang hingga malam acara.
"I think my wife would prefer to know and my family … it's very stressful for everyone," kata Kane, seperti dikutip media Inggris.
Ia menambahkan bahwa dirinya sendiri sebenarnya ingin tahu lebih awal agar tak harus menahan penasaran sepanjang malam. "From my point of view, of course I'd love to know to just kind of see and not have to wait throughout the whole night. But it is their decision, I can't control that."
Kane mengakui sulit menghindari kabar yang beredar. "I try not to think about it. Obviously it is hard not to. There are always rumours and stuff flying around so you try to stay away from it," ujarnya.
Pengumuman pemenang Ballon d'Or dijadwalkan berlangsung di London Palladium. Kane menegaskan ia hanya bisa menikmati malam tersebut tanpa terlalu memikirkan hasil.