Skilla Baby Rilis Album The Price of Fame Usai Selamat dari Penembakan

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:47:31 WIB
Rapper Skilla Baby merilis album The Price of Fame pada akhir Agustus 2025.

BALI — Rapper asal Detroit Skilla Baby merilis album terbaru The Price of Fame pada akhir Agustus, menandai fase baru dalam kariernya setelah selamat dari insiden penembakan pada 2025. Pria bernama asli Trevon Gardner itu juga tengah memperluas karier aktingnya, termasuk debut di serial prekuel Power: Origins yang diproduseri 50 Cent. Lewat karya terbarunya, musisi 28 tahun ini ingin membuktikan dirinya bukan sekadar penghibur.

Skilla Baby memang tak berniat berhenti. Setelah melewati masa sulit akibat penembakan yang mengubah hidupnya, ia justru mempercepat langkah dengan merilis album The Price of Fame dan menekuni dunia akting yang ia pelajari selama dua tahun terakhir.

Nama Skilla Baby sendiri sudah lama dikenal di skena hip-hop lewat lagu-lagu seperti "Bae" dan "Mama". Namun lewat single "Show Me Love", ia ingin menjangkau pendengar yang lebih luas dari biasanya.

Alasan di Balik Single Show Me Love

"Lagu ini adalah lagu sempurna yang saya rasa bisa didengar semua orang, budaya apa pun, etnis apa pun, dan itu pendekatan saya untuk seluruh album," kata Skilla Baby kepada The Hollywood Reporter dalam wawancara via Zoom.

Pendekatan itu ia bawa ke seluruh isi The Price of Fame. Setelah bergulat dengan depresi dan bertahan dari penembakan, hubungan Skilla dengan musik dan dirinya sendiri berubah. Ia tak lagi ingin membuat lagu yang hanya singgah sebentar di telinga pendengar.

"Saya ingin memengaruhi emosi orang dalam kehidupan sehari-hari mereka," ujarnya.

Makna The Price of Fame

Album terbaru Skilla Baby menjadi cerminan evolusi yang ia yakini. Judulnya sendiri menggambarkan harga dari setiap pengorbanan yang ia lalui untuk meraih sukses.

"The Price of Fame sebenarnya adalah biaya dari apa pun yang kamu lakukan dan pengorbanan yang kamu buat untuk sukses, malam-malam tanpa tidur, kerja keras, semuanya," jelasnya.

Pengorbanan itu tak ia sesali. Setahun terakhir justru memperdalam apresiasinya terhadap perjalanan karier sekaligus memperkuat sisi spiritualnya.

"Tuhan tidak membuat kesalahan," kata Skilla. "Saya menghargai semuanya karena saya mengubah arah hidup keluarga saya. Naik turunnya adalah bagian dari perjalanan."

Terbuka soal Kesehatan Mental

Pandangan baru itu turut mengubah cara Skilla berbicara soal kesehatan mental di depan publik. Lewat media sosial, ia aktif menyapa penggemarnya secara langsung dan terbuka soal tantangan yang ia hadapi.

"Hal terburuk bagi kesehatan mental kita adalah melewati semuanya sendirian," ujarnya. "Jika saya bisa membantu beberapa orang dengan berbagi apa yang saya alami, saya bersedia karena saya bisa berempati dengan pengalaman itu."

Terbuka soal pergulatan batin bukan perkara mudah, terutama sebagai rapper dengan basis penggemar muda. "Saya masih gugup memikirkan bagaimana orang akan menerimanya," aku Skilla.

"Saya mengambil lompatan iman dengan berbicara soal iman dan kesehatan mental. Ini bisa jadi stigma," lanjutnya. Ia tak mundur.

Dorong Literasi Finansial Lewat Platform

Skilla ingin memakai platformnya untuk hal yang lebih besar dari sekadar berbagi musik. Ia menyoroti pentingnya pendidikan, literasi finansial, dan ragam karier di luar musik dan olahraga bagi pendengar mudanya.

"Saya rasa ini kuat untuk menunjukkan bahwa kita bisa lebih dari sekadar penghibur, rapper, atau atlet," katanya. "Penting untuk menunjukkan literasi finansial, kecerdasan, dan benar-benar merangkul itu lebih sering dalam budaya kita."

Dukungan Nas, 50 Cent, dan Teyana Taylor

Komitmen Skilla pada rap tetap terjaga. Karyanya mendapat pengakuan dari musisi yang ia anggap ikon, termasuk Teyana Taylor, 50 Cent, dan Nas yang tampil di The Price of Fame.

"Teyana Taylor bilang ke saya, 'Jangan merasa terkungkung. Tidak apa-apa berada di kotak saya karena ini kotak saya,'" kenangnya. "Nas bilang teruslah berkarya dan bertahan di jalur saya; 50 bilang tetap konsisten dan ambisius. Mereka semua memberi semangat hidup. Kami tidak berlarut-larut, dan saya menghargai itu."

Karier Akting yang Mulai Bertumbuh

Akting menjadi tambahan terbaru dalam resume Skilla yang terus melebar. Dua tahun terakhir ia habiskan untuk mengikuti kelas akting demi menyiapkan peluang di luar musik.

Ia mendapat peran tamu di Diarra from Detroit dan sebuah peran di Moses the Black. Skilla juga bersiap debut di serial prekuel Power: Origins yang diproduseri 50 Cent.

"Saya punya rasa hormat baru pada aktor, berapa jam mereka bekerja, seberapa serius mereka menjalaninya," ujarnya. "Saat saya ke lokasi syuting, saya datang sebagai Trevon. Saya tepat waktu, saya berusaha membuat semua orang nyaman dan melakukan yang terbaik."

Memasuki fase berikutnya, Skilla berniat tetap di jalurnya sendiri dan mengabaikan ekspektasi dari luar. "Yang saya pelajari sekarang setelah lebih dewasa adalah saya berkarya untuk menghasilkan apa yang saya mau," katanya. "Tetap setia pada diri sendiri, jalur saya, dan bukan soal bagaimana orang menerimanya. Itu sebabnya saya melakukan ini."

Bagi industri hip-hop, langkah Skilla Baby menunjukkan pola yang makin umum di kalangan rapper muda Amerika: membangun karier lintas medium, dari musik ke layar, tanpa meninggalkan akar musik yang membesarkan nama mereka.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: hollywoodreporter.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top