BALI — Shivon Zilis, eksekutif teknologi dan ibu dari empat anak Elon Musk, mengungkap hubungan asmaranya dengan sang miliarder berakhir tanpa peringatan. Lewat unggahan panjang di platform X, ia membagikan tangkapan layar percakapan terakhir mereka sebelum berpisah.
Shivon Zilis menyampaikan kabar perpisahannya melalui unggahan panjang di platform X pada Jumat (2/10/2026). Ia juga membagikan tangkapan layar percakapan pesan singkat yang disebut sebagai salah satu komunikasi terakhir mereka sebelum berpisah.
Zilis mengaku keputusan mengakhiri hubungan itu datang tanpa peringatan. Perubahan dari hubungan yang diliputi rasa cinta menjadi harus melepaskan seseorang terjadi dalam waktu yang sangat singkat.
Dalam unggahannya, Zilis menuliskan bahwa proses perpisahan berlangsung hanya dalam hitungan hari. Ia menyebut tak ada tanda-tanda sebelumnya yang bisa ia persiapkan.
"Sulit rasanya beralih dari rasa cinta menjadi harus melepaskan hanya dalam waktu seminggu tanpa peringatan apa pun, namun terkadang begitulah kenyataannya," tulis Zilis dalam unggahannya.
Unggahan tersebut langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mengapresiasi keterbukaan Zilis soal pengalaman emosionalnya, sebagian lain menyoroti sisi lain dari kehidupan publik figur di balik hubungan dengan salah satu orang terkaya di dunia.
Zilis dikenal sebagai eksekutif di bidang teknologi. Ia memiliki empat anak dari hubungannya dengan Elon Musk, dan selama ini relatif menjaga privasi soal kehidupan pribadinya.
Keputusan Zilis membuka cerita perpisahan ini terbilang jarang. Publik figur biasanya memilih bungkam saat hubungan berakhir, apalagi yang melibatkan nama sebesar Musk.
Kabar ini pertama kali dilaporkan People sebelum ramai dibahas di berbagai platform. Unggahan Zilis di X menjadi sumber utama pernyataannya, tanpa pernyataan resmi tambahan dari pihak Musk.
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan langsung dari Elon Musk soal unggahan tersebut. Publik masih menantikan apakah akan ada klarifikasi lebih lanjut dari kedua pihak.
Terlepas dari sorotan yang muncul, unggahan Zilis memberi gambaran bahwa perpisahan bisa datang tanpa aba-aba, bahkan bagi mereka yang hidupnya selalu jadi perhatian publik.