Ala Ayuning Dewasa Bali Rabu 8 April 2026: Baik Buka Lahan Pertanian Baru, Hindari Pernikahan dan Ngaben

Penulis: Bayu Nugroho  •  Rabu, 16 September 2026 | 06:16:01 WIB
Perhitungan ala ayuning dewasa Bali Rabu, 8 April 2026 mencatat Pepedan baik untuk membuka lahan pertanian baru.

DENPASAR — Perhitungan kalender Bali untuk Rabu, 8 April 2026 memuat sejumlah ala ayuning dewasa atau hari baik dan buruk yang biasa dijadikan acuan masyarakat Hindu dalam menjalankan kegiatan adat dan ritual. Salah satu yang menonjol hari ini adalah Pepedan, yang dinilai baik untuk membuka lahan pertanian baru.

Selain Pepedan, terdapat sejumlah dewasa ayu lain yang mendukung aktivitas pertanian dan usaha. Namun penanggalan yang sama juga mencantumkan sejumlah pantangan yang perlu dicermati sebelum memulai kegiatan penting.

Hari Baik untuk Pertanian dan Usaha

Pepedan tercatat baik untuk membuka lahan pertanian baru, meski tidak dianjurkan untuk membuat peralatan dari besi. Ala ayuning dewasa ini tergolong dalam Alahing dewasa 3.

Srigati Munggah juga dinilai baik untuk membibit dan menanam padi, membuat alat-alat berjualan, membuat pahat, menyimpan padi di lumbung, hingga upacara padi di lumbung. Hari ini tidak baik untuk meminjam sesuatu serta menjual beli beras.

Sementara Srigati baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung. Kajeng Rendetan disebut baik untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan buah.

Untuk urusan usaha, Kala Olih dinilai baik sebagai waktu memulai suatu usaha. Hari ini tidak baik untuk membuat terowongan, sumur, maupun mulai membajak.

Peralatan Tangkap Ikan hingga Sok

Kala Caplokan tercatat baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing atau kail, jala, jaring, bubu, dan bahan untuk umpan. Kajeng Susunan baik untuk membuat sok atau sejenisnya.

Kedua ala ayuning dewasa ini masuk dalam kategori Alahing dewasa 3 dan 4.

Pantangan: Pernikahan, Ngaben, dan Ternak

Carik Walangati tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben, dan membangun rumah. Rangda Tiga juga tidak baik untuk melaksanakan upacara pawiwahan.

Salah Wadi tidak baik untuk Manusa Yadnya seperti wiwaha, mapendes, dan potong rambut, maupun Pitra Yadnya seperti penguburan, atiwa-tiwa atau ngaben, nyekah, dan ngasti.

Untuk peternakan, Kala Bangkung dan Kala Nanggung tidak baik untuk mulai memelihara ternak. Kala Sor tidak baik untuk pekerjaan yang berhubungan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, dan membuat terowongan.

Sifat Hari dan Pantangan Berbelanja

Asuasa mengandung sifat boros, tidak baik untuk berbelanja, dan tidak baik untuk dewasa ayu. Kala Ingsor mengandung sifat atau tanda-tanda mengecewakan.

Penanggalan hari ini juga mencantumkan Pararasan Aras Kembang, Pancasuda Sumur Sinaba, Ekajalaresi Buat Suka, dan Pratiti Wedana. Kombinasi ini melengkapi perhitungan ala ayuning dewasa yang digunakan masyarakat Hindu Bali sebagai panduan sebelum memulai kegiatan adat maupun ritual.

Informasi ala ayuning dewasa ini dikutip dari kalenderbali.org dan berlaku untuk Rabu, 8 April 2026.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top