BALI — Dua gol dari Nguyen Xuan Son di babak kedua menjadi pembeda dalam laga leg kedua semifinal ini. Setelah bermain imbang 0-0 di babak pertama, pelatih Kim Sang Sik melakukan perubahan taktik yang langsung mengubah jalannya pertandingan.
Kebuntuan di 45 menit pertama membuat Kim Sang Sik tidak ragu menarik keluar Do Hoang Hen dan Nguyen Dinh Bac. Ia langsung memasukkan dua pemain naturalisasi, termasuk Xuan Son yang sebelumnya menjadi starter di leg pertama.
Keputusan ini terbukti jitu. Pada menit ke-62, Xuan Son berhasil memecah kebuntuan. Pemain yang akrab disapa Rafaelson ini memanfaatkan bola liar di kotak penalti untuk menaklukkan kiper Azri Ghani.
Gol tersebut menjadi pelepas dahaga bagi para pemain Vietnam yang tampil dominan sejak awal. Meski intensitas serangan sempat menurun, Malaysia tetap tidak mampu keluar dari tekanan.
Malaysia sebenarnya mencoba bangkit setelah tertinggal. Tim asuhan Tan Cheng Hoe sempat merepotkan pertahanan tuan rumah, tetapi penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal menciptakan peluang emas.
Vietnam baru benar-benar mengunci kemenangan di menit ke-89. Xuan Son kembali mencatatkan namanya di papan skor, sekaligus memastikan keunggulan agregat 4-0 atas Harimau Malaya.
Kemenangan ini mengantarkan Vietnam ke partai puncak melawan Thailand. Kedua tim diprediksi akan menampilkan laga yang menarik, mengingat rivalitas panjang mereka di kancah sepak bola Asia Tenggara.
Thailand sendiri lolos setelah mengalahkan lawannya di semifinal. Duel Vietnam kontra Thailand di final dipastikan berlangsung ketat, dengan kedua tim sama-sama mengincar gelar juara Piala AFF 2026.
Vietnam: La Giang Patrick (PG); Pham Xuan Manh, Nguyen Thanh Chung, Doan Van Hau; Trung Tien Anh, Nguyen Hoang Duc, Nguyen Quang Hai, Phan Tuan Tai; Do Hoang Hen, Nguyen Dinh Bac, Nguyen Hai Long
Malaysia: Azri Ghani (PG); Faris Danish, Ubaidullah Shamsul, Aysar Hadi, Alif Ahmad; Sergio Aguero, Ziad El Basheer, G Pavithran, Daryl Sham, Mohamadou Sumareh; Paulo Josue