Menteri Perindustrian Dorong ANTARA Kembali Jadi Leading Sector Ekosistem Pemberitaan Nasional

Penulis: Darmawan Putra  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 17:46:01 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menerima audiensi Direksi Perum LKBN ANTARA di Jakarta, Rabu. (ANTARA/HO-Kemenperin)

JAKARTA — Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai Perum LKBN ANTARA perlu diperkuat perannya sebagai institusi pemberitaan yang menjadi bagian dari ekosistem negara. Pandangan itu ia sampaikan usai menerima audiensi Direksi LKBN ANTARA di Jakarta, Rabu.

Bukan Sekadar Penyedia Berita

"Saya tadi banyak mendapatkan pencerahan dari pimpinan ANTARA yang menurut pandangan saya semuanya baik. Intinya kita ingin mengembalikan dan membuat ANTARA menjadi satu-satunya platform pemberitaan, institusi pemberitaan yang memang notabenenya menjadi bagian ekosistem pemberitaan negara," ujar Agus.

Menperin menegaskan, penguatan itu merupakan langkah wajar mengingat status ANTARA sebagai kantor berita nasional. Ia menambahkan, ANTARA tidak boleh hanya berfungsi sebagai penyedia informasi, melainkan juga sebagai pemimpin dalam ekosistem pemberitaan di Indonesia.

Program ANTARA International Circle Diminta Kembali Bergulir

Dalam pertemuan tersebut, Agus juga mendorong agar sejumlah program ANTARA yang sempat terhenti bisa diaktifkan kembali. Salah satu yang ia soroti adalah ANTARA International Circle.

"Program-program yang dulu pernah dilakukan oleh ANTARA yang mungkin dalam tahun-tahun terakhir ini belum sempat dilakukan dengan berbagai alasan, itu saya kira juga menjadi penting untuk dimulai kembali, di-restart," kata dia.

Menurut Agus, program semacam itu akan membantu pemerintah dalam memperkenalkan kebijakan dan program nasional kepada komunitas media internasional. "Agar mereka bisa memahami policy, kebijakan, program-program yang ada di pemerintah," ujarnya.

ANTARA Dinilai Mitra Strategis yang Harus Diberdayakan

Agus Gumiwang secara tegas menyebut ANTARA sebagai mitra strategis pemerintah. Ia menilai lembaga itu perlu semakin diberdayakan untuk mendukung komunikasi publik nasional.

"Jadi saya justru sebagai pembantu Bapak Presiden, sebagai Menteri melihat bahwa ANTARA itu sebagai mitra atau salah satu mitra yang memang harus kita, mohon maaf kalau saya sampaikan, harus kita lebih berdayakan," katanya menegaskan.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: bali.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top