Bupati Badung Adi Arnawa Serahkan Anugerah Kumara Mangupura di Puncak HAN 2026, Ajak Anak Jauhi Perundungan

Penulis: Agus Hermawan  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 08:28:01 WIB
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan Anugerah Kumara Mangupura kepada perwakilan Forum Anak Kecamatan se-Kabupaten Badung dalam Puncak Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (28/7).

BADUNG — Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meminta anak-anak di wilayahnya serius mengenyam pendidikan dan tidak melakukan perundungan terhadap sesama. Pesan itu disampaikan di hadapan ratusan siswa SD, SMP, dan SMA/SMK yang memenuhi Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, pada Puncak Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Badung Tahun 2026, Selasa (28/7).

“Belajar yang baik, jangan menyesal belakangan, karena ini kesempatan untuk belajar. Berikan kesempatan, ruang untuk belajar setinggi-tingginya sehingga bisa menjadi orang yang berguna bukan hanya untuk orang tuanya tapi untuk daerah, untuk bangsa dan negara,” ujar Bupati Adi Arnawa ditemui seusai acara.

Anugerah Kumara Mangupura untuk 7 Kecamatan

Pada kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Adi Arnawa menyerahkan Anugerah Kumara Mangupura kepada tujuh perwakilan Forum Anak Kecamatan se-Kabupaten Badung. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif anak-anak dalam kegiatan sosial dan perlindungan anak di masing-masing wilayah.

Selain penyerahan penghargaan, acara juga dimeriahkan pameran Forum Anak Daerah Kabupaten Badung dan Kecamatan se-Kabupaten Badung, serta pameran UMKM yang menampilkan produk-produk lokal karya anak muda.

Pesan Bupati: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa membangun bangsa tidak cukup hanya dengan infrastruktur. Menurutnya, regenerasi yang siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan harus disiapkan sejak dini.

“Pertama, kita harus melindungi anak, lindungi anak dari kekerasan, perundungan, dari keterbelakangan, kita harus melindungi dengan cara memberikan ruang buat anak yang seluas-luasnya untuk masa depan anak kita. Yang kedua, sayangi anak, sayangi anak dengan cara mempersiapkan dia, dengan terus meningkatkan kualitas pendidikan,” jelasnya.

Bupati juga memerintahkan Kepala Dinas P2KBP3A Badung I Nyoman Gunarta untuk terus memberikan ruang kepada anak-anak untuk berkreativitas dan berinovasi dalam kegiatan positif.

Swakarya Praba: Wujud Kreativitas dan Prestasi Anak Badung

Ketua Panitia HAN tahun 2026 Yude Artini melaporkan bahwa perayaan tahun ini mengusung tajuk “Swakarya Praba”, akronim dari Suatu Wujud Kreativitas Budaya dan Prestasi Anak Badung. Tema besar yang diangkat adalah Samsara, yang bermakna bahwa kehidupan akan selalu berputar dan mengalami perubahan.

Sebelum puncak acara, Forum Anak Daerah Kabupaten Badung telah menggelar serangkaian kegiatan sosial dan perlombaan di berbagai kecamatan. “Terima kasih saya ucapkan kepada Ayah Bupati Badung dan Bunda Ketua TP. PKK beserta seluruh jajaran yang senantiasa menghadirkan ruang bagi suara dan karya anak. Semoga Swakarya Praba tidak berhenti sebagai sebuah perayaan melainkan terus menjadi cahaya yang menuntun langkah anak-anak Badung untuk berkarya, berdaya dan bermakna,” ucap Yude Artini.

Turut hadir dalam acara ini Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Perwakilan Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, Perwakilan BPD Bali Mangupura dan Badung, Ketua Gatriwara Kabupaten Badung Nyonya I Gusti Ayu Oka Trisna Dewi, Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, serta Forum Anak Daerah Kabupaten Badung dan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. (RED-BN)

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: balinetizen.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top