BALI — XREAL resmi mengumumkan jadwal peluncuran perdana kacamata pintar Android XR-nya, Aura, yang akan hadir di pasar Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Korea Selatan, dan Jepang pada musim gugur tahun ini. Perangkat ini juga akan tersedia di gerai ritel Best Buy di AS, sementara pasar Eropa menyusul "segera setelahnya."
XREAL mengonfirmasi sejumlah konten eksklusif yang tengah dikembangkan untuk platform Android XR. Judul paling menonjol adalah Project Hail Mary: Journey Among the Stars, game petualangan luar angkasa yang dikerjakan langsung bersama penulis Andy Weir. Pemain akan berperan sebagai Ryland Grace, memperbaiki sistem kapal yang rusak menggunakan gerakan tangan di lingkungan mixed reality.
Selain itu, Fallout: Factions hadir sebagai adaptasi digital dari permainan papan populer besutan Modiphius Entertainment. Game strategi bergilir ini memungkinkan pertempuran antar faksi di atas peta 3D yang menyatu dengan meja atau ruang tamu pemain. Dua judul lain yang diumumkan adalah The Nutcracker: A Spatial Awakening, rekaman balet stereoskopik 8K dari San Francisco Ballet, serta Asteroid, film interaktif arahan sutradara Doug Liman yang memanfaatkan AI percakapan Gemini—gratis untuk semua pemilik XREAL Aura.
Registrasi deposit sudah dibuka melalui situs resmi XREAL. Ada dua opsi deposit: USD 99 (sekitar Rp 1,6 juta) yang akan memberikan kredit USD 200 (total diskon USD 100) saat produk rilis, atau deposit USD 299 (sekitar Rp 4,9 juta) untuk 2.000 pelanggan pertama. Deposit premium ini menjamin pengiriman di hari peluncuran plus unit dengan nomor seri khusus.
Harga jual final dan tanggal rilis pasti belum diumumkan. Perangkat Aura sendiri merupakan kacamata mixed reality yang terlihat seperti kacamata biasa, namun membutuhkan "puck" eksternal sebagai unit pemroses dan baterai—berbeda dengan desain all-in-one milik kompetitor.
Pendekatan XREAL dengan puck eksternal ini menjadi pembeda utama dari Apple Vision Pro yang menggunakan baterai kabel terpisah tanpa unit kontrol fisik. Samsung Galaxy XR, yang juga berbasis Android XR, diperkirakan hadir dengan desain headset tertutup tanpa opsi passthrough optik langsung. XREAL Aura justru mengandalkan kaca bening sehingga pengguna tetap bisa melihat lingkungan sekitar tanpa kamera, mirip kacamata augmented reality pada umumnya.
Kacamata ini paling cocok untuk penggemar game mixed reality yang menginginkan pengalaman imersif tanpa harus terisolasi dari lingkungan sekitar. Para pengembang aplikasi XR juga bisa memanfaatkan program early access yang dijanjikan XREAL sebelum akhir tahun. Namun, pengguna awam yang baru pertama kali mencoba perangkat XR sebaiknya menunggu ulasan hands-on lebih lanjut, terutama terkait kenyamanan pemakaian puck eksternal dan daya tahan baterainya yang belum diungkap.