Serangan DDoS Hantam Portal Tempo, Saham TMPO Justru Terbang 31 Persen dalam Sepekan

Penulis: Agus Hermawan  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 15:31:01 WIB
Serangan DDoS melanda portal Tempo dengan total 24,9 juta permintaan anomali dalam empat hari.

BALI — Serangan DDoS (Distributed Denial of Service) mulai diarahkan ke infrastruktur digital Tempo pada Jumat pekan lalu. Hingga empat hari berselang, tim teknologi perusahaan mencatat total 24,9 juta permintaan anomali yang membanjiri server. Gelombang terbesar terjadi pada pukul 20.30 hingga tengah malam, di mana 12,97 juta serangan terekam hanya dalam dua jam.

Menurut analisis internal Tempo, bot penyerang tidak hanya berasal dari Indonesia. Sumber lalu lintas berbahaya terdeteksi dari Kolombia, Amerika Serikat, Filipina, Bangladesh, dan Meksiko. Pola serangan bersifat sporadis dengan intensitas tinggi, terutama pada sore dan dini hari.

Bukan Kejadian Pertama

KKJ menegaskan serangan ini bukan insiden acak. "Ini bekerja secara sistematis dan terencana," tulis komite dalam siaran persnya. Mereka menilai aksi tersebut merupakan bentuk pembungkaman kebebasan pers dan perampasan hak publik untuk memperoleh informasi.

Tempo memang kerap menjadi sasaran. Pada April 2025, situs tempo.co pernah mengalami serangan DDoS serupa. Lebih jauh ke belakang, pada Agustus 2020, portal berita itu diretas hingga tampilannya berganti layar hitam bertuliskan "Hoax" merah. Pada September dan Oktober 2022, Tempo bersama Narasi TV, Konde.co, dan Batamnews.co.id juga menjadi korban DDoS massal.

Investor Justru Borong Saham TMPO

Di pasar modal, aksi serangan siber ini justru berbanding terbalik dengan pergerakan saham TMPO. Data broker summary Stockbit periode 5–12 Juni 2026 menunjukkan investor asing dan domestik justru mengakumulasi saham emiten media tersebut. Broker XL menjadi pembeli terbesar dengan volume Rp1,1 miliar, setara 85 ribu lot di harga rata-rata Rp140.

Posisi kedua ditempati broker CC dengan akumulasi Rp470,9 juta, disusul broker AT (Rp82,3 juta), ZP (Rp20,7 juta), dan SQ (Rp13 juta). Pada penutupan perdagangan Jumat (12/6), harga saham TMPO ditutup menguat 3,17 persen ke level Rp130 per saham. Dalam sepekan, kenaikannya mencapai 31,31 persen.

Secara jangka pendek, performa saham ini masih positif. Dalam satu bulan terakhir, TMPO naik 5,69 persen, dan dalam tiga bulan tumbuh 8,33 persen. Namun, tekanan jangka menengah masih terlihat: saham ini terkoreksi 21,69 persen dalam enam bulan dan turun 22,62 persen secara year-to-date. Secara tahunan, TMPO masih melemah 13,33 persen, meski dalam tiga tahun terakhir mencetak imbal hasil positif 36,84 persen.

Serangan digital terhadap Tempo menjadi pengingat bahwa kebebasan pers di Indonesia masih menghadapi ancaman nyata di ranah siber. Di saat bersamaan, respons pasar terhadap saham TMPO menunjukkan bahwa investor melihat nilai di balik gejolak operasional perusahaan media ini.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: kabarbursa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top