Candra Wijaya Gelar Turnamen Ganda ke-14 demi Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia

Penulis: Agus Hermawan  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 10:49:01 WIB
Candra Wijaya menggelar turnamen ganda ke-14 sebagai upaya regenerasi bulu tangkis Indonesia.

BALI — Turnamen yang berlangsung di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre (DYSCWIBC), Jelupang, Serpong, Tangerang Selatan, mempertandingkan tiga nomor sekaligus: ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Candra menegaskan kemenangan di turnamen ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang atlet muda.

Kemenangan Adalah Awal, Bukan Akhir

"Kemenangan adalah awal untuk mempertahankan prestasi dan awal untuk menorehkan prestasi di masa depan," ujar peraih emas Olimpiade Sydney 2000 bersama Tony Gunawan itu dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Candra, ajang ini dirancang sebagai sarana latih tanding sekaligus deteksi bibit unggul di sektor ganda. Sektor ini, kata dia, pernah menjadi tulang punggung kekuatan Indonesia di kancah dunia.

Legacy Nomor Ganda Harus Dilanjutkan

Candra mengingatkan bahwa bulu tangkis Indonesia pernah menikmati sukses besar melalui nomor ganda. Ia berharap para juara di turnamen ini bisa meneruskan warisan para legenda di masa depan.

"Semua ini saya lakukan agar regenerasi di nomor ganda tetap berjalan demi menjadikan bulu tangkis Indonesia kembali disegani di seluruh dunia," tegasnya. Ia juga berharap kualitas turnamen terus meningkat agar persaingan antarklub makin menarik.

Rosiana Tendean: Barometer Pembinaan Ganda

Mantan pebulu tangkis spesialis ganda putri, Rosiana Tendean, menilai turnamen usia dini ini menjadi tolok ukur penting pembinaan nasional. Menurutnya, ajang ini membantu memetakan kekuatan sektor ganda sekaligus menjaring pemain potensial sejak dini.

"Turnamen ini menjadi salah satu barometer pembinaan untuk nomor ganda. Dari sini, kita bisa melihat pemain-pemain yang memiliki potensi untuk menjadi andalan Indonesia di masa depan," ujar Rosiana.

Ia optimistis dalam lima tahun ke depan akan lahir pemain ganda andalan yang pernah tampil di turnamen ini. "Saya optimistis lima tahun ke depan akan ada pemain ganda Indonesia yang pernah turun di turnamen ini dan kemudian menjadi andalan di level yang lebih tinggi," katanya.

Harapan untuk Dukungan Lebih Banyak Pihak

Candra berharap semakin banyak pihak terlibat dalam pembinaan bulu tangkis. Regenerasi pemain ganda, menurutnya, harus terus berjalan dengan dukungan klub-klub di seluruh Indonesia.

"Semoga tahun depan turnamen ini terus digelar dengan dukungan dari banyak pihak, termasuk klub-klub yang ada di Indonesia," pungkas Candra.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: regional.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top