BTN Salurkan Rp53,6 Miliar Kredit Program Perumahan di Bali, 179 Debitur Sudah Serap Hingga Maret 2026

Penulis: Darmawan Putra  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 11:01:31 WIB
BTN salurkan kredit program perumahan senilai Rp53,6 miliar kepada 179 debitur di Bali hingga Maret 2026.

DENPASAR — Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Bagus Hendri Setiawan mengungkapkan bahwa program KPP menyasar dua segmen utama. Pertama, pengembang perumahan, penyedia jasa konstruksi, dan pedagang bahan bangunan dengan plafon kredit Rp500 juta hingga Rp5 miliar serta suku bunga 5,99 persen.

“Kredit itu dapat digunakan debitur untuk pengadaan tanah, membeli bahan bangunan dan pengadaan barang/jasa,” kata Bagus di Denpasar, Senin.

Skema Kedua untuk Pelaku UMKM Perorangan

Skema kedua ditujukan bagi pelaku UMKM perorangan yang usahanya sudah berjalan minimal enam bulan. Plafon yang disediakan Rp10 juta hingga Rp500 juta dengan suku bunga 6 persen selama lima tahun.

Dana kredit ini bisa dipakai untuk renovasi, pembangunan, atau pembelian rumah. Program ini menjadi bagian dari target pemerintah mempercepat penyediaan tiga juta rumah secara nasional.

Dinamika Global dan Dampak ke Komponen Konstruksi

Bagus berharap dinamika global tidak berdampak signifikan terhadap penyerapan KPP. Sebab, sebagian besar komponen konstruksi masih bisa dipenuhi dari dalam negeri.

Meski begitu, ia mengakui beberapa komponen industri konstruksi perumahan seperti besi dan baja mulai terpengaruh kondisi global. “Kami berharap program tiga juta rumah bisa terserap karena rate tidak berubah, angsuran terjangkau dan harga ditentukan pemerintah sehingga pengembang tidak bisa menaikkan harga rumah semaunya juga,” imbuhnya.

KPR Subsidi di Bali Tembus Rp1,64 Triliun

Sementara itu, kinerja kredit perumahan rakyat (KPR) subsidi selama triwulan I-2026 menunjukkan tren positif. Realisasinya mencapai Rp1,64 triliun atau tumbuh 3,3 persen secara tahunan di tengah dinamika global.

Secara akumulatif, bank BUMN itu telah menyalurkan KPR subsidi sebanyak 13.244 unit di Bali. Angka ini menjadikan BTN sebagai salah satu kontributor utama dalam mendukung akses kepemilikan rumah masyarakat di Pulau Dewata.

Perluasan Layanan Digital untuk Sektor Properti

Untuk menambah geliat sektor pariwisata di Bali, BTN juga memperluas layanan digital melalui aplikasi super app perbankan digital bernama bale. Langkah ini diharapkan memperkuat sektor perumahan sekaligus memperluas ekosistem pendukung sektor properti dan ekonomi daerah.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: bali.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top