Golkar Karangasem Mulai Jaring Kader Potensial hingga 200 Persen, Ogah Usung Caleg Karbitan di Pileg 2029

Penulis: Bayu Nugroho  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 12:12:01 WIB
DPD Golkar Karangasem mulai penjaringan kader potensial untuk Pileg 2029 sejak awal 2026.

KARANGASEM — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Karangasem resmi memulai penjaringan kader potensial untuk menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029. Proses ini dimulai sejak awal tahun 2026, atau tiga tahun lebih cepat dari jadwal pencoblosan, sebagai strategi untuk menyaring calon legislatif (caleg) yang benar-benar matang secara ideologi dan popularitas.

Mengapa Golkar Karangasem Memulai Penjaringan Sejauh Ini?

Ketua DPD Golkar Karangasem menyatakan bahwa partainya enggan mengusung caleg karbitan yang hanya muncul saat musim kampanye. Istilah "karbitan" merujuk pada kader yang direkrut secara mendadak tanpa pengkaderan berjenjang dan tidak memiliki jejak rekam pengabdian di masyarakat.

Dengan memulai penjaringan lebih awal, partai berlambang pohon beringin ini ingin memastikan setiap kader yang maju memiliki tingkat pengenalan alias popularitas hingga 200 persen di daerah pemilihannya. Target ambisius ini dianggap realistis jika proses penggodokan dilakukan sejak sekarang.

Target Popularitas 200 Persen, Bukan Sekadar Angka

Angka 200 persen menjadi standar baru yang ditetapkan oleh DPD Golkar Karangasem. Artinya, seorang caleg tidak hanya dikenal oleh seluruh pemilih di dapilnya, tetapi juga memiliki kedekatan emosional dan rekam jejak pelayanan yang melebihi ekspektasi konstituen.

Penjaringan tahap awal ini menyasar kader-kader yang sudah aktif di ranting dan anak ranting, serta tokoh masyarakat yang selama ini bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan. Mereka akan menjalani serangkaian pelatihan dan simulasi kampanye sebelum dinyatakan layak maju.

Strategi Antisipasi Persaingan Ketat di Pileg 2029

Langkah DPD Golkar Karangasem ini juga merupakan bentuk antisipasi terhadap persaingan politik yang diprediksi semakin ketat pada Pileg 2029. Dengan jumlah kursi di DPRD Karangasem yang terbatas, partai berlambang pohon beringin itu tidak ingin kehilangan kursi karena caleg yang tidak siap tempur.

Proses penjaringan ini akan berlangsung secara bertahap hingga akhir 2027. Setiap kader yang lolos akan diuji kemampuannya dalam membaca peta politik, merumuskan program kerja, dan membangun jejaring relawan di tingkat desa hingga kecamatan.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: radarbali.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top