TABANAN — Seekor king kobra jantan berukuran 3,5 meter membuat geger warga Banjar Suraberata, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat. Ular berbisa itu merayap masuk ke area pemukiman dan langsung menimbulkan keresahan di kalangan penduduk setempat.
Tim Reptil Asih Tabanan yang menerima laporan segera bergerak ke lokasi. Proses evakuasi berlangsung hati-hati mengingat ukuran ular yang besar dan tingkat racunnya yang mematikan.
Penampakan king kobra di Banjar Suraberata sontak menyebar dari mulut ke mulut. Warga yang khawatir keselamatan anak-anak dan hewan peliharaan langsung melapor ke komunitas penanganan reptil setempat.
Ular tersebut diduga keluar dari area persawahan yang berbatasan langsung dengan rumah-rumah penduduk. Musim pancaroba kerap menjadi pemicu ular mencari tempat berlindung atau memangsa hewan kecil di sekitar pemukiman.
Dengan menggunakan peralatan standar, tim evakuasi berhasil mengamankan king kobra jantan itu tanpa korban luka. Ular sepanjang 3,5 meter kemudian dimasukkan ke dalam karung khusus untuk dibawa ke tempat penangkaran.
“Ular ini termasuk besar untuk ukuran king kobra dewasa. Kami butuh konsentrasi ekstra karena posisinya di sela-sela bangunan warga,” ujar anggota Tim Reptil Asih Tabanan yang turun ke lokasi.
Pasca-evakuasi, warga Desa Lalanglinggah diminta untuk tetap waspada. Tim Reptil Asih Tabanan mengimbau agar masyarakat tidak mencoba menangkap ular berbisa secara mandiri karena berisiko tinggi terkena gigitan.
“Jika menemukan ular atau hewan berbisa lainnya, segera hubungi tim evakuasi. Jangan dipukul atau diusir sendiri karena bisa memicu serangan,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga di kawasan perbatasan sawah dan pemukiman untuk selalu memeriksa sudut-sudut rumah, terutama saat malam hari. Tim Reptil Asih Tabanan menyatakan kesiapan mereka untuk merespons laporan serupa kapan saja.