GIANYAR — Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, memiliki pekerjaan rumah besar di akhir musim. Tujuh pemain tim Serdadu Tridatu resmi memasuki masa akhir kontrak. Keputusan perpanjangan atau pelepasan kini berada di tangannya.
Dari total tujuh pemain tersebut, dua nama asing menjadi perhatian utama: gelandang asal Jepang Teppei Yachida dan playmaker Diego Campos. Keduanya menunjukkan kontribusi yang berbeda sepanjang musim ini.
Diego Campos mencatatkan statistik mentereng dengan torehan gol dan assist. Namun, produktivitasnya kerap terhambat cedera yang membuatnya absen di beberapa laga krusial.
Pelatih Johnny Jansen belum memberi sinyal pasti soal perpanjangan kontrak pemain asal Kosta Rika tersebut. "Kami masih melakukan evaluasi menyeluruh untuk semua pemain," ujar Jansen dalam sesi jumpa pers pekan lalu.
Berbeda dengan Campos, Teppei Yachida tampil konsisten sebagai pengatur ritme permainan di lini tengah. Gelandang berusia 27 tahun itu jarang absen dan menjadi jembatan antara lini pertahanan dan serangan.
Statistik menunjukkan Yachida memiliki akurasi umpan di atas rata-rata dibanding gelandang lokal lainnya di skuad Bali United. Faktor ini bisa menjadi nilai lebih baginya untuk bertahan di musim depan.
Selain dua pemain asing, lima pemain lokal juga masuk daftar evaluasi akhir musim. Manajemen belum merilis nama-nama tersebut secara resmi. Namun, sumber internal menyebut beberapa di antaranya adalah pemain pelapis yang minim menit bermain.
Keputusan akhir akan diumumkan setelah tim melakukan rapat evaluasi akhir musim bersama jajaran pelatih. Bali United dipastikan akan melakukan perombakan skuad untuk menghadapi kompetisi musim depan.