KLUNGKUNG — Kompetisi menyelam tebing bergengsi dunia itu tidak hanya menyajikan aksi akrobatik, tetapi juga mengintegrasikan budaya Bali secara langsung. Sebelum lomba, para atlet telah diperkenalkan dengan tradisi lokal, mulai dari merangkai canang sari, membatik, hingga mencicipi jajanan di pasar tradisional.
Uniknya, urutan loncatan atlet ditentukan melalui permainan tradisional khas perayaan kemerdekaan Indonesia, yaitu lomba memasukkan pensil ke dalam botol. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (18/5/2026) di Sanur, Denpasar, sehari setelah para atlet tiba di Tanah Air.
Dari permainan tersebut, atlet asal Prancis Gary Hunt dan atlet Belanda Ginni van Katwijk berhak menjadi pelompat pertama. "Ini pertama kalinya saya mencoba permainan seperti ini, dan ternyata sangat menyenangkan. Saya memang suka permainan yang unik," kata atlet asal Australia, Xantheia Pennisi, dalam kesempatan yang sama.
Key visual kompetisi tahun ini mengusung filosofi Tri Loka, yang terinspirasi dari kosmologi Bali. Filosofi ini merepresentasikan harmoni tiga unsur alam semesta: bumi, laut, dan langit. Konsep tersebut digarap oleh seniman lokal, Ketut Yuliarsa dan Kuncir Sathya Viku.
Ketut menjelaskan bahwa tiga unsur itu juga mencerminkan spirit Red Bull Cliff Diving. "Para atlet mengambil pijakan kokoh dari atas tebing, membelah udara secara akrobatik, sebelum akhirnya menyatu dengan kedalaman laut. Dalam hitungan detik, tubuh mereka menjadi penghubung ketiga unsur tersebut," ujarnya.
Kompetisi di Broken Beach akan didukung oleh personel penyelamat dari TNI Angkatan Laut. Suasana lomba juga akan diwarnai alunan musik rindik, prosesi melukat bersama pemangku setempat, hingga pertunjukan tari barong yang diiringi ensambel baleganjur.
Seorang atlet asal Britania Raya, Aidan Heslop, mengaku sangat antusias begitu mendengar Bali menjadi tuan rumah. "Saya sebenarnya pernah berlibur ke Bali sebelumnya, tetapi sangat disayangkan saat itu sedang dalam masa pemulihan cedera, jadi belum sempat merasakan langsung bagaimana lokasi unik di Bali untuk cliff diving," ungkapnya dalam jumpa pers di Sanur, Rabu (20/5/2026).