BALI — Rumah sakit dengan standar internasional kini menjadi kebutuhan mutlak bagi Bali yang setiap tahunnya dikunjungi jutaan wisatawan mancanegara. Lonjakan mobilitas global menuntut fasilitas kesehatan yang mampu menjamin mutu pelayanan dan keselamatan pasien lintas negara. Siloam Hospitals Bali menjawab tantangan itu dengan kembali meraih akreditasi dari Joint Commission International (JCI) pada 28 Maret 2026.
Akreditasi ketiga ini diraih melalui proses evaluasi menyeluruh terhadap standar mutu layanan kesehatan, keselamatan pasien, tata kelola klinis, manajemen risiko, kompetensi tenaga medis, hingga sistem informasi rumah sakit. JCI sendiri merupakan divisi internasional dari The Joint Commission, organisasi akreditasi layanan kesehatan nirlaba asal Amerika Serikat yang telah berdiri sejak 1951 dan telah mengakreditasi lebih dari 1.000 organisasi di lebih dari 60 negara.
Bagi wisatawan mancanegara yang membutuhkan perawatan medis selama berada di Bali, keberadaan rumah sakit berstandar JCI menjadi jaminan mutu dan keamanan prosedur. Standar global ini menjadi tolok ukur kualitas layanan kesehatan berbasis keselamatan pasien, yang diakui secara internasional. Dengan akreditasi ini, pasien dari berbagai negara dapat mempertimbangkan Bali sebagai destinasi perawatan kesehatan, bukan sekadar tempat liburan.
Akreditasi ini tidak hanya menguntungkan wisatawan, tetapi juga masyarakat lokal Bali. Warga setempat kini memiliki akses terhadap layanan medis dengan standar internasional tanpa harus bepergian ke luar negeri. Direktur Siloam Hospitals Bali, Ni Gusti Ayu Putri Mayuni, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah wujud dedikasi seluruh tim dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berpusat pada pasien.
"Kami akan terus menyediakan standar pelayanan kesehatan internasional bagi seluruh pasien, baik warga lokal maupun tamu internasional yang mempercayakan kesehatan mereka kepada kami. Pencapaian ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari standar yang lebih tinggi lagi yang ingin kami capai demi kesehatan masyarakat Bali dan Indonesia," kata Ni Gusti Ayu dalam siaran pers, Selasa (19/5/2026).
Keberadaan rumah sakit dengan akreditasi global membuka peluang penguatan ekosistem pariwisata medis nasional. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan daya saing layanan kesehatan Indonesia di tingkat regional. Pasien dari luar negeri semakin mempertimbangkan kualitas layanan, keamanan prosedur medis, serta efisiensi biaya ketika memilih destinasi perawatan kesehatan.
Peningkatan standar layanan kesehatan di destinasi wisata diperkirakan menjadi faktor strategis dalam menjaga kepercayaan wisatawan. Integrasi antara sektor kesehatan dan industri pariwisata Indonesia pun semakin kokoh, dengan Bali sebagai pionirnya. Siloam Hospitals Bali kini menjadi satu-satunya rumah sakit di pulau tersebut yang mengantongi akreditasi JCI, menjadikannya rujukan utama bagi pasien internasional yang membutuhkan perawatan medis berkualitas.