Harga Emas Antam Anjlok Rp 50 Ribu per Gram, Buyback Terendah di Level Rp 2,5 Jutaan

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:14:01 WIB
Harga emas Antam turun Rp 50 ribu per gram pada Sabtu, 16 Mei 2024.

BALI — Berdasarkan pantauan di laman Logam Mulia Antam pukul 09.09 WIB, seluruh pecahan emas ikut terkoreksi. Untuk ukuran 0,5 gram misalnya, dijual di angka Rp 1.434.500. Sementara untuk ukuran 1 kilogram atau 1.000 gram, banderolnya mencapai Rp 2,7 miliar.

Berikut rincian harga emas Antam per gram untuk Sabtu (16/5):

  • 0,5 gram: Rp 1.434.500
  • 1 gram: Rp 2.769.000
  • 5 gram: Rp 13.620.000
  • 10 gram: Rp 27.850.000
  • 50 gram: Rp 135.595.000
  • 100 gram: Rp 271.112.000
  • 1.000 gram: Rp 2.709.600.000

Pajak Pembelian dan Buyback, Berapa Potongannya?

Perlu dicatat, harga tersebut belum termasuk potongan pajak. Mengacu pada PMK Nomor 34/PMK.10/2017, setiap pembelian emas batangan Antam dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pembeli yang memiliki NPWP. Sementara bagi yang belum memiliki NPWP, tarifnya dua kali lipat, yaitu 0,9 persen.

Kebijakan ini berlaku untuk semua gramasi, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Setiap transaksi pembelian akan dilengkapi bukti potong PPh 22 sebagai dokumen resmi.

Harga Buyback Anjlok, Kapan Kena Pajak Tambahan?

Bagi investor yang hendak menjual kembali emasnya ke Antam, harga buyback saat ini berada di Rp 2.576.000 per gram. Angka ini lebih rendah Rp 193.000 dari harga jual, yang berarti selisih atau spread mencapai nyaris 7 persen.

Jika nilai transaksi buyback melebihi Rp 10 juta, penjual akan dikenakan PPh Pasal 22 tambahan sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP, dan 3 persen bagi non-NPWP. Potongan ini langsung dipotong dari total nilai buyback yang diterima.

Dengan kata lain, investor yang membeli emas saat harga tinggi dan menjualnya di hari ini berpotensi mengalami kerugian dua kali: selisih harga jual-beli plus potongan pajak.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top