BALI — Langkah Meta dalam mengadopsi fitur populer dari kompetitor kembali berlanjut. Kali ini, Instagram meluncurkan "Instants", sebuah fitur berbagi foto efemeral yang sangat mirip dengan fungsi utama Snapchat. Berbeda dengan Stories yang bertahan 24 jam, Instants dirancang untuk momen spontan yang akan langsung hilang dari kotak masuk penerima segera setelah foto tersebut dilihat.
Meskipun konsepnya tidak asing bagi pengguna media sosial, Instagram menerapkan mekanisme distribusi yang berbeda dan cenderung berisiko bagi privasi pengguna. Saat pertama kali mencoba Instants, aplikasi akan menyuguhkan opsi pengiriman kepada "Friends" sebagai pilihan utama. Dalam ekosistem Instagram, kategori ini merujuk pada seluruh akun yang saling mengikuti (mutual), bukan sekadar teman dekat.
Potensi masalah muncul karena antarmuka Instants tidak meminta pengguna memilih kontak satu per satu seperti saat mengirim Direct Message (DM) biasa. Jika Anda memiliki ratusan atau ribuan mutual followers, satu ketukan ceroboh pada tombol kirim akan membuat foto tersebut terkirim ke semua orang di daftar tersebut secara massal. Instagram menempatkan opsi "Close Friends" di posisi kedua, yang mengharuskan pengguna lebih teliti sebelum menekan tombol bidik.
Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra bagi pengguna di Indonesia yang sering kali melakukan follow-back sebagai bentuk etika media sosial, meski tidak mengenal orang tersebut secara personal. Instants juga menyediakan fitur teks yang bisa ditambahkan sebelum mengambil foto. Caranya cukup dengan mengetuk layar bidik untuk memunculkan papan ketik, sehingga pesan bisa langsung disematkan pada gambar yang akan dikirim.
Walaupun foto tersebut hilang dari sisi penerima, Instagram tetap menyimpan data tersebut di sisi pengirim. Perusahaan mengonfirmasi bahwa setiap tangkapan Instants akan tersimpan dalam arsip pribadi selama satu tahun. Pengguna memiliki kendali untuk melihat kembali foto-foto lama tersebut atau membagikannya ulang ke dalam Instagram Stories jika diinginkan.
Bagi Anda yang ingin mencoba atau justru merasa terganggu dengan kehadiran fitur ini, berikut adalah beberapa detail teknis pengoperasiannya:
Interaksi pada Instants tidak berhenti pada melihat foto saja. Penerima tetap bisa memberikan reaksi atau membalas pesan tersebut. Menariknya, seluruh balasan dan reaksi ini akan masuk ke dalam percakapan DM reguler, sehingga percakapan bisa berlanjut meski foto aslinya sudah tidak bisa diakses lagi.
Instagram memberikan kemudahan untuk mengedit daftar Close Friends langsung dari antarmuka Instants. Namun, pengguna harus berhati-hati karena perubahan daftar di sini bersifat instan dan permanen untuk seluruh ekosistem Instagram. Kesalahan dalam memilih menu bisa menyebabkan daftar teman dekat Anda terhapus secara tidak sengaja saat mencoba mengatur privasi kiriman.
Hingga saat ini, tidak ada opsi untuk menonaktifkan fitur Instants sepenuhnya dari aplikasi Instagram. Pengguna hanya bisa melakukan "snooze" atau menyembunyikan tab tersebut ke sisi layar. Bagi pengguna yang sangat menjaga privasi, sangat disarankan untuk selalu memastikan indikator pengiriman berada di posisi "Close Friends" sebelum mengambil gambar guna menghindari insiden salah kirim ke publik yang lebih luas.
Foto akan terkirim kepada semua akun yang Anda ikuti balik (mutual) jika Anda memilih opsi "Friends", atau hanya kepada daftar terbatas jika Anda memilih "Close Friends". Pastikan Anda memeriksa label di bagian bawah layar sebelum menekan tombol kirim.
Secara sistem, foto Instants akan hilang setelah dibuka dan tidak menyediakan opsi simpan bagi penerima. Namun, seperti platform serupa lainnya, tidak ada jaminan keamanan terhadap pengambilan tangkapan layar (screenshot) oleh pihak penerima.
Anda bisa mengakses menu Archive di pojok kanan atas antarmuka kamera Instants. Instagram menyimpan seluruh tangkapan foto Anda selama satu tahun sebelum benar-benar dihapus dari server arsip pribadi Anda.