KLUNGKUNG — Lomba yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026 itu diikuti oleh 36 peserta inti yang merupakan perwakilan dari seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Klungkung. Mereka tampil enerjik dengan seragam kompak, mematahkan anggapan bahwa usia menjadi penghalang untuk tetap berprestasi.
Koordinator Lomba sekaligus Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, mengungkapkan bahwa setiap tim berlatih secara tertutup di tempat masing-masing. “Usia sama sekali tidak menyurutkan semangat mereka untuk berkarya,” ujarnya.
Klungkung menjadi daerah pertama yang ditunjuk untuk mengawali rangkaian kompetisi senam lansia ini. Kegiatan ini dinilai sebagai wujud nyata memberikan ruang gerak bagi para lansia agar tetap sehat dan tangguh.
Ketua DPC PDI Perjuangan Klungkung, Anak Agung Gde Anom, menjelaskan bahwa lomba ini merupakan rangkaian wajib dari DPD partai sesuai standar operasional prosedur. Namun, ia secara spontan menambah nominal hadiah untuk menambah semangat para peserta.
“Sebagai apresiasi atas semangat para lansia, saya pribadi menambah hadiah masing-masing sebesar Rp 1 juta untuk tiap juara,” ungkap Agung Anom yang disambut riuh suporter.
Berikut rincian hadiah setelah penambahan:
Sementara untuk hasil lomba, juara 1 diraih Kecamatan Klungkung, disusul Banjarangkan di posisi kedua, Dawan sebagai juara 2, dan Nusa Penida sebagai juara harapan.
Perayaan Bulan Bung Karno 2026 di Klungkung tidak hanya berhenti pada lomba senam lansia. Berbagai kegiatan sosial dan kreatif turut digelar, seperti aksi “Merawat Pertiwi” di Pantai Klotok, kompetisi mixology arak Bali, lomba konten kreatif Bali Bersih Sampah, hingga lomba desain kain Endek.
Melalui rangkaian lomba ini, PDI Perjuangan Klungkung berharap nilai-nilai perjuangan Bung Karno dapat terserap di semua lapisan generasi, dari lansia hingga milenial dan Gen Z. “Untuk pendanaan dilakukan secara gotong royong internal DPC PDIP Klungkung,” pungkas Agung Anom.