500 Petugas BPS Karangasem Mulai Sensus Ekonomi 2026, Sasar Pelaku Usaha Door-to-Door

Penulis: Darmawan Putra  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 13:45:58 WIB
petugas BPS Karangasem bersiap melakukan Sensus Ekonomi 2026 dengan metode door-to-door.

KARANGASEM — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karangasem mulai mematangkan langkah strategis menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 500 petugas mitra statistik disiapkan untuk menyisir seluruh wilayah kabupaten guna mendapatkan gambaran utuh mengenai kondisi ekonomi kerakyatan di Bali Timur.

Pengerahan ratusan petugas ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperbarui basis data ekonomi yang dilakukan setiap sepuluh tahun sekali. Para petugas yang telah direkrut akan menjadi ujung tombak di lapangan untuk mengumpulkan informasi dari berbagai skala usaha, mulai dari pedagang kaki lima hingga perusahaan besar.

Ratusan Mitra Statistik Disisir Lewat Seleksi Ketat

BPS Karangasem memastikan bahwa 500 tenaga yang diturunkan telah melalui tahapan seleksi untuk menjamin kualitas data yang dihasilkan. Mitra statistik ini bertugas melakukan wawancara mendalam dengan pemilik usaha mengenai berbagai aspek, termasuk jumlah tenaga kerja, omzet bulanan, hingga kendala yang dihadapi di lapangan.

Kehadiran petugas dalam jumlah besar ini diharapkan mampu menjangkau delapan kecamatan yang ada di Karangasem. Mengingat kondisi geografis beberapa wilayah yang cukup menantang, jumlah personel tersebut dinilai ideal untuk menyelesaikan target pendataan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pusat.

Metode Door-to-Door untuk Pastikan Akurasi Data

Strategi pendataan dilakukan dengan metode kunjungan langsung atau door-to-door ke setiap bangunan yang memiliki aktivitas ekonomi. Langkah ini diambil untuk meminimalkan risiko adanya pelaku usaha yang terlewat, terutama sektor UMKM yang sering kali beroperasi di lingkungan pemukiman warga.

BPS menekankan bahwa kejujuran responden dalam memberikan informasi sangat krusial bagi validitas data nasional. Hasil dari Sensus Ekonomi 2026 ini nantinya akan menjadi rujukan penting bagi Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam menyusun program bantuan modal, pelatihan kerja, hingga kebijakan investasi daerah.

Selain menyasar sektor formal, petugas juga akan memberikan perhatian khusus pada ekonomi kreatif dan digital yang kini mulai tumbuh di pelosok desa. Data yang terkumpul akan diolah untuk melihat sejauh mana kontribusi sektor-sektor baru tersebut terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Karangasem.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: radarbadung.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top