Harga BBM Nonsubsidi Bali Stabil di Mei, Pertamax Rp12.300 per Liter

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 01 Mei 2026 | 22:35:00 WIB
Harga Pertamax di Bali tetap stabil Rp12.300 per liter pada awal Mei 2026.

Denpasar — Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mencatat periode stabil di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada Jumat (1/5). Baik SPBU Pertamina maupun BP secara bersamaan mempertahankan harga jual produknya tanpa penyesuaian di awal bulan Mei 2026 ini.

Pertamax dan Pertamax Green Tahan di Level Sebelumnya

Berdasarkan informasi resmi yang terpantau, harga Pertamax masih berada di level Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Green dipatok Rp12.900 per liter. Stabilitas harga ini berlaku di SPBU Pertamina yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk Jakarta sebagai acuan harga nasional.

Rincian lengkap harga BBM di SPBU Pertamina saat ini menunjukkan Pertalite Rp10.000 per liter, Solar subsidi Rp6.800 per liter, Pertamax Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp19.400 per liter, Pertamax Green Rp12.900 per liter, Dexlite Rp23.600 per liter, serta Pertamina Dex Rp23.900 per liter. Kondisi serupa juga terjadi di SPBU BP, di mana harga BBM tidak mengalami perubahan per 1 Mei 2026.

Kenaikan Harga Terjadi di Pertengahan April

Kendati harga stabil pada awal Mei, sebelumnya telah terjadi penyesuaian harga pada Sabtu (18/4) untuk sejumlah BBM nonsubsidi. Produk yang mengalami kenaikan cukup signifikan pada kesempatan tersebut mencakup Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, menunjukkan volatilitas pasar bahan bakar nonsubsidi yang sensitif terhadap fluktuasi global.

Harga BP pada periode yang sama juga mencatat pola serupa. Harga BP Ultimate tercatat Rp12.930 per liter, BP 92 Rp12.390 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp25.560 per liter pada 1 Mei 2026.

Shell dan Vivo Energy Masih Bertahan dengan Harga Lama

Sementara itu, SPBU Shell plc dan Vivo Energy menunjukkan dinamika berbeda. Kedua jaringan SPBU tersebut belum melakukan penyesuaian harga sejak awal Maret 2026. Bahkan, kedua jaringan dilaporkan menghadapi keterbatasan stok BBM di sejumlah wilayah.

Untuk Shell, harga yang masih berlaku sejak 1 Maret 2026 antara lain Shell Super Rp12.390 per liter dan V-Power Diesel Rp14.620 per liter. Di sisi lain, SPBU Vivo menetapkan harga Revvo 92 Rp12.390 per liter, Revvo 95 Rp12.930 per liter, serta Diesel Primus Rp14.610 per liter, meski kini mulai mengalami kelangkaan pasokan, khususnya untuk jenis solar dan RON 95.

Dampak bagi Konsumen dan Industri Transportasi

Stabilitas harga BBM nonsubsidi di awal Mei memberikan respiro bagi pengguna kendaraan bermotor dan industri transportasi setelah penyesuaian harga di pertengahan April. Namun, kelangkaan stok pada beberapa jaringan SPBU, terutama Shell dan Vivo Energy, menjadi tantangan tersendiri bagi konsumen yang mencari produk premium dengan RON tinggi atau jenis diesel tertentu.

Reporter: Redaksi
Back to top