DENPASAR — Jia CURATED 2026 di Sanur akan menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Pameran imersif The Intelligence of Surfaces dirancang untuk mengeksplorasi cara baru memahami material permukaan, dari proses pembentukan hingga penerapannya dalam ruang.
Co-Founder Lamitak, Alexander Tan, menyatakan pameran ini mengajak publik melihat material dari perspektif yang lebih luas. Material bukan sekadar produk, tetapi bagian penting dalam membentuk kualitas ruang.
Belajar dari Alam, Bukan Meniru
"Ke depan, pengembangan material bukan tentang meniru alam, tetapi bagaimana kita belajar darinya. Di Lamitak, kami menerjemahkan inspirasi dari alam menjadi material permukaan yang dirancang untuk kebutuhan masa kini," ujar Alexander di Denpasar, Kamis.
Mengusung tema Nature Weave yang menjadi benang merah Jia CURATED 2026, pameran ini mengeksplorasi keterkaitan antara inspirasi material alami, proses pengembangan, pengalaman ruang, serta perubahan kebutuhan desain masa kini.
Instalasi Reframing Material Truth
Berbeda dengan pameran material konvensional, The Intelligence of Surfaces tidak hanya menampilkan produk laminate. Melalui konsep Reframing Material Truth, pengunjung diajak memahami asal inspirasi, komposisi, proses pembentukan, performa, hingga penerapannya dalam berbagai kebutuhan interior.
DDAP Architect, studio arsitektur asal Bali yang berkolaborasi dalam pameran ini, menyebut instalasi yang dihadirkan merupakan ajakan untuk memahami bahwa sebuah material dibentuk oleh asal-usul, proses, aplikasi, dan pengalaman. Bukan hanya tampilan akhirnya.
Area Interaktif: Sentuh dan Visualisasikan
Pameran ini menyediakan area eksplorasi material interaktif. Pengunjung dapat mengenal proses pemotongan, pemasangan, dan finishing laminate, sekaligus menguji langsung karakter material melalui pengalaman sentuhan.
Selain itu, tersedia interactive surface visualiser. Fasilitas ini memungkinkan pengunjung melihat berbagai koleksi material permukaan Lamitak diaplikasikan dalam beragam visual interior. Dengan begitu, pengunjung dapat memahami bagaimana material bekerja dalam konteks ruang, pencahayaan, suasana, dan skala yang berbeda.